Post views: counter

Header Ads

Fahri; Istana Jangan Jadi Sumber Hoax



BANTENPERSPEKTIF.COM, SERANG--- Istana seharusnya tidak perlu panik merespon informasi hoax, karena itu bagian risiko alam demokrasi. Namun sebaliknya, Istana mestinya membuat konstruksi komunikasi publik yang teratur sehingga publik bisa mendapatkan informasi dengan jelas, tidak simpang siur.


Demikian dikatakan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah pada acara Indonesia Lawyers Club di TV One, Selasa (17/1/2016) malam. Dikatakan Fahri, dalam era demokrasi kekacauan informasi atau hoax pasti terjadi dan harus kita sikap dengan bijak, bukan justru membuat kebijakan yang terkesan akan mengembalikan demokrasi ke otoriter.


http://www.mahartischool.id/

"Bicara informasi Hoax mestinya pemerintah tenang dan memberikan informasi yang sama, tidak sebaliknya seperti sekarang ini. Presiden ngomongin jumlah tenaga kerja asing berbeda dengan Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Luar Negerii. Ini kan menjadi sumber hoax," kata Fahri.

Sementara itu, Pengamat Politik dan Researching Politik, Hanta Yuda, mengatakan, sesuatu yang paling fundamental dalam demokrasi adalah kebebasan berpendapat, sehingga untuk urusan ini tidak bisa ditawar. "Kebebasan merupakan hal paling mendasar dalam demokrasi, jadi tidak bisa ditawar," katanya.

Menurutnya, di alam demokrasi seperti sekarang ini memang posisi pemerintah mesti bijak karena kondisinya memang menuntut demikian. "Sulit mungkin bagi Pak Menteri atau Kepolisian, tapi dalam konteks kebebasan tetap harus dilindungi," katanya.

Redaksi BantenPerspektif


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.