Post views: counter

Header Ads

Jelang Pencoblosan, Pilkada Banten Mulai Memanas


BANTENPERSPEKTIF.COM, SERANG--- Sebulan menjelang pencoblosan, suasana Pilkada Serentak di Provinsi Banten mulai memanas, terutama di media sosial. Saling serang dan sindir hampir terjadi setiap saat. Antar kubu yang satu dengan lainnya juga sama-sama melakukan demarketisasi pasangan calon.

BACA JUGA
I Gusti Ayu, Bupati Karangasem yang Jadikan Politik Sebagai Sarana
Bunda Shinta, Walikota Tegal Alumnus Amerika Serikat
Netty Heryawan Dapat Penghargaan


Pantauan BantenPerspektif.Com,  kubu Rano-Embay melempar sejumlah isu, diantaranya soal dugaan pengadangan terhadap aktivitas kampanye Rano Karno. Sebuah akun atasnama Bang Najib RK mengupload petikan berita dari sejumlah media, seluruhnya berisi kabar penghadangan RK dalam melakukan kampanye.

Tak hanya itu, akun ini juga menulis status perihal adanya dugaan "intimadasi" dari kubu Andika dan dishare ke facebook. "Camat sudah setres kali ya, mendoktrin kepala desa dan para warganya. Camat ini menginstruksikan pilih Andika, keponakan Bupati Serang. Alasannya kalau Andika jadi, kepala desa dan warga tidak sulit mengajukan proposal. Apapun proposalnya di ACC," tulis Najib di akun facebooknya yang dishare ke 45 akun.

Sementara itu, di akun kubu Wahidin-Andika dengan nama akun Wabelu (WajibBelaDulur), juga melakukan serangan meskipun secara halus. Dalam salah satu uploadnya, Wabelu membandingkan perihal latarbelakang pendidikan antara Wahidin dengan Rano Karno.

Wahidin adalah jebolan Doktor Universitas Indonesia, sedangkan RK hanya tamatan Sarjana. Tak hanya latarbelakang pendidikan, akun Wabelu juga menguploas latarbelakang pengalaman keduanya di pemerintahan. Dalam banner tersebut, memang terlihat WH lebih berpengalaman.

RK hanya memiliki 4 item dibidang pemerintahan, yaitu Anggota MPR RI, Duta Khusus Unicef, Wakil Bupati Tangerang, Wakil Gubernur Banten dan Gubernur Banten. Sementara WH memiliki 13 poin, diantaranya, Anggota DPR RI, Walikota Tangerang dua periode, Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Asisten Tata Praja Kabupaten Tangerang, Camat Ciputat, Camat Tigaraksa dan lainya.

Suasana sepertinya akan tambah panas seiring mendekatinya masa pencoblosan pada 15 Februari 2017 mendatang. Kedua kubu sama-sama mulai saling serang dengan isu-isu yang dinilai menguntungkan calonnya.

Redaksi | BantenPerspektif | Diolah Dari Berbagai Sumber






Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.