Post views: counter

Header Ads

Yuniana, Libatkan Anak Dalam Berbisnis





#Yuniana, Mompreneur Kuliner Asal Tangerang
Libatkan Anak Dalam Berbisnis


Trend ibu-ibu berbisnis di tanah air semakin nyaring terdengar. Peran mereka tak lagi dibalik layar tapi sudah menjadi pelaku utama. Dan hampir semua sektor Mompreneur masuk, mulai dari kontraktor, bisnis perlengkapan senjata, fesyen, travel dan kuliner atau jasa konsultan serta event organizer.

Dan salah satu mompreneur yang tengah bergelut dengan bisnis kuliner adalah Yuni, wanita ini berani memilih resign dari statusnya sebagai karyawan menjadi pengusaha dan sekarang bisnis di sektor kuliner. 

Seperti apa cerita Mompreneur yang berdomisili di Kota Tangerang Selatan ini? Berikut wawancara Karnoto, Chief in Editor, bantenperspektif.com, Karnoto dengan Yuniana, Mompreneur Kuliner dan Motivator asal Kota Tangerang Selatan.

Persisnya Kapan menjadi Mompreneur? Bisa cerita?
Saya terjun ke dunia usaha sejak 1998. Saya dan suami memberanikan diri untuk resign dari pekerjaan kami dan masing-masing memulai usaha.

Mengapa memilih dunia usaha? Bukan Karyawan?
Kalau dunia usaha kami yang mengendalikan waktu kami sendiri, kalau karyawan kami dikendalikan oleh perusahaan dimana kita bekerja.

Jadi Mompreneur kan tidak mudah karena harus harus berbagi waktu dengan keluarga, bagaimana manajemen waktunya?
Kami melibatkan anak-anak dalam usaha sehingga mereka mengerti, karena melihat dan merasakan apa yang kami kerjakan. Anak-anak dari kecil sudah biasa kami libatkan. Contoh anak kami yang TK, ketika saya pergi ke pasar untuk belanja bahan baku saya ajak dia. Dia melihat apa yang ibunya sedang kerjakan dan disitu saya juga menjelaskan berbagai macam bahan yang dibeli. 

Sementara anak yang besar juga saya ajak ketika meeting atau saya visiting counter saya ajak. Saya menjelaskan bagaimana proses penjualan, apa itu SPG, apa itu meeting dan lain sebagainya. Jadi mereka sangat mengerti apa yang kami lakukan.




Apakah sempat ada protes dari anak-anak?
Puji Tuhan, sampai saat ini belum pernah. Saya selalu mengkomunikasikan ke anak-anak bahkan ketika saya syuting untuk acara di televisi padahal cukup menyita waktu, anak-anak pun memberikan support. Kunci saya adalah mengajak anak-anak terlibat dan mereka senang bahkan seringkali memberikan masukan kepada kami.

Bisnis apa yang sedang ditekuni saat ini?
Saat ini menjadi supplier pempek, siomay, batagor, sambal untuk modern trade, hotel dan catering. Selain itu saya juga bisnis jasa, diantaranya sebagai pelatih dan motivator kuliner Indonesia. Mitra Kementerian Kelautan dan Perikanan RI untuk program "Gemar Ikan"

Bisnis kan dunia yang tidak pasti, bagaimana cara ibu mengatasi itu semua?
Saya main dikuliner dan salah satu caranya adalah kami selalu mengeluarkan produk baru. Produk baru ini saya luncurkan ketika melihat pasar sudah tidak bergairah lagi dengan produk lama yang saya buat sehinga konsumen tidak bosan.

Setiap Mompreneur tentu pernah mengalami kegagalan, apakah Ibu pernah gagal juga? Bisa Cerita?
Pernah tentunya, sebelum main dikuliner kami bisnis International Trading dengan background suami S2 di Itali, suami kan banyak relasi dengan perusahaan Itali kami menjadi agen merek ternama Itali. Dan kami agen tunggal di Indonesia tetapi dengan berjalannya waktu perusahaan semakin berembang dan kami dikhianati oleh rekanan bisnis.

Namun dengan kekuatan semangat dan pertolongan Tuhan kami bisa bangkit, tetapi belajar dari pengalaman yang kami alami maka kami putuskan untuk tidak mau lagi main di trading lagi karena saat ini kami memiliki produk sendiri, sehingga tidak tergantung pihak lain. Dan kami sampai sekarang masih menjalani bisnis kuliner.

Biodata Singkat:
Nama Lengkap : Yuniana
TTL : Teluk Betung, 27 Juni 1974
Pendidikan : D3 Akuntansi
Suami : Surachman
Anak : Patricia Salva Benedetta (17 th)
           Laura Serafini (10 th)
           Christopher Wang (6 th)
Hobi: Musik dan Travelling

Bisnis: Kuliner Nusantara





Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.