Post views: counter

Header Ads

Terdesak, Ahok dan Penasehat Mulai Ngeles


BANTENPERSPEKTIF.COM, JAKARTA--- Menjelang detik-detik pencoblosan, calon Gubernur DKI Jakarta, Ahok dan penasehatnya menjadi trending topik di jagad raya tanah air. Ini terjadi akibat ulah mereka yang boleh jadi salah perhitungan dan diluar dugaan mereka. Anehnya, mereka mulai ngeles setelah keadaan terdesak.

Melalui youtube, Ahok meminta maaf kepada KH Ma'ruf Amin dan keluarga Besar Nahdlatul Ulama atas perlakuannya terhadap Cicit Syekh Nawawi Al Bantani, ulama kharismatik asal Provinsi Banten, saat ia menjadi saksi atas kasus penistaan Agama yang dilakukan oleh Ahok.

Ahok mulai merangkai kata-kata yang terkesan memelas, padahal saat sidang Ahok begitu percaya diri dan lantang menuding KH Ma'ruf Amin condong terhadap salah satu pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI, Agus-Silvy. 

Belakangan Ahok menengarai kalau ada pihak yang ingin mengadu domba antara dirinya dengan KH Ma'ruf Amin dan NU, padahal fakta saat sidang jelas sekali apa yang dilakukan Ahok, sehingga menimbulkan kemarahan umat muslim di seluruh Indonesia.

Tingkah aneh juga ditunjukan oleh penasehat Ahok, yang mengatakan kalau bukti sadapan antara KH Ma'ruf Amin dengan SBY berasal dari Tuhan, bukan dari kepolisian atau lembaga hukum lainnya. Mereka pun mulai ngeles setelah posisinya terdesak.



Seperti diketahui, dalam persidangan, Ahok dan pengacaranya menekan agar KH Ma; ruf Amin mengakui bahwa dirinya ada keterlibatan khusus terhadap pasangan nomor urut satu. Meski dibantah berulangkali, penasehat hukum Ahok tetap menekan dengan mengajukan pertanyaan berulang-ulang. 

Anehnya ketika publik meminta bukti sadapan itu disampaikan , mereka justru terkesan muter-muter dengan alasan tidak masuk akal. Mereka mengira bahwa apa yang terjadi di pengadilan tidak diketahui publik.

REDAKSI |  BANTENPERSPEKTIF.COM
FOTO  | PANJIMAS

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.