Header Ads

Lebak Akan Ikuti Semua Cabang MTQ Tingkat Propinsi Banten


BANTENPERSPEKTIF.COM, LEBAK--- Pemkab Lebak akan mengikuti semua cabang yang dilombakan dalam MTQ Propinsi Banten Ke-XIV yang akan diselenggarakan di Kecamatan Cinangka, Anyer, Kabupaten Serang 17-21 April 2017 mendatang.

Panitia pun melakukan berbagai upaya termasuk melakukan pembinaan kepada para peserta yang akan mengikuti lomba. Wakil Bupati Lebak,  Ade Sumardi, mengatakan, urgensi pelaksanaan MTQ mendatang sesungguhnya dapat dilihat pada dua faktor, yaitu faktor intern dan ekstern.

"Pada faktor intern, MTQ merupakan sebuah upaya untuk meningkatkan mutu bacaan alquran bagi umat islam dan mentadabburinya, membawa umat ke arah pelaksanaan tugas dan tanggung jawab seorang muslim terhadap alquran," katanya. 

Tangung jawab itu, kata dia,  adalah, mengenal al-qur’an, menghormatinya, membacanya, menghafalnya, menghayati kandungannya, mengamalkan dan mendakwahkannya, mendekatkan umat dengan alquran, termasuk memperkenalkan ilmu-ilmu alquran kepada masyarakat.

Sedangkan faktor ekstern, menurut Ade, melalui MTQ ini, kita berupaya untuk memenuhi keperluan dan ketersediaan para qori-qori’ah dan seluruh peserta MTQ utusan Kabupaten Lebak, untuk ikut berkompetisi dalam seluruh cabang yang dilombakan, pada MTQ jenjang provinsi dan seterusnya.

“Dengan semangat yang kita bangun bersama, melalui semangat gerakan maghrib mengaji, pendidikan pondok pesantren, dan semangat MTQ XIV Provinsi Banten, kekurangan terhadap bidang-bidang  dan cabang musabaqoh yang saat ini masih kita rasakan, akan terus kita kembangkan” Ujarnya.

Ade terus mendorong agar para qori/qori’ah, para offisial, para pembina dan pengurus LPTQ Kabupaten Lebak, untuk senantiasa bersatu, berusaha dan terus berjuang untuk membawa nama harum Kabupaten Lebak, sekaligus wujud pembuktian sebagai kota seribu madrasah, mampu menampilkan yang terbaik, pada momen ini.

Oleh karena itu Ade meminta kepada para pengurus LPTQ Kabupaten dan Kecamatan untuk melakukan pemetaan potensi-potensi yang dapat dikembangkan, dalam rangka membangun semangat membaca dan memahami kandungan al-qur’an sebagai pedoman bagi kita semua.

“Prestasi yang kita inginkan, saya akui bukanlah sesuatu yang mudah dan dapat diraih dengan mudah, akan tetapi perlu perjuangan, perlu pengorbanan dan bahkan semangat kedaerahan dalam membela dan membawa panji kebesaran bendera kabupaten Lebak. sungguh, sebuah ikhtiar yang sangat berat, namun harus kita tempuh” Kata Ade.

REDAKSI | BANTENPERSPEKTIF.COM
FOTO  | HUMAS LEBAK

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.