Header Ads

Sidang Perdana Atut, Sejumlah Nama Kecipratan Duit Alkes

SIDANG PERDANA ATUT--- Ratu Atut Chosiyah, mantan Gubernur Banten mulai disidang pada kasus korupsi alat kesehatan (Alkes) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (8/3/2017). 

BANTENPERSPEKTIF.COM, JAKARTA--- Kasus korupsi pengadaan alat kesehatan di Dinas Kesehatan Propinsi Banten dengan terdakwa Ratu Atut Chosiyah memasuki babak baru, sebab dalam dakwaanya Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyebutkan sejumlah nama yang kecipratan duit proyek Alkes.

Seperti dilansir Republika.co.id,  Atut bersama Tubagus Chaeri Wardana (Wawan) yang tak lain adik Atut, dalam perkara ini didakwa melakukan korupsi dalam pengadaan alat kesehatan (alkes) Rumah Sakit Rujukan Pemerintah Provinsi Banten yang masuk dalam APBD dan APBD Perubahan 2012 sehingga mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp79,79 miliar sesuai laporan hasil pemeriksaan invstigatif BPK pada 31 Desember 2014.

Perbuatan itu menguntungkan Ratu Atut Chosiyah sebesar Rp 3,859 miliar dan memperkaya orang lain yaitu Tubagus Chaeri Wardana Chasan sebesar Rp 50,083 miliar. Rupanya tak hanya mereka berdua ada nama lain yang kecipratan duit tersebut, yaitu Yuni Astuti Rp 23,396 miliar, Djadja Buddy Suhardjo Rp 590 juta, Ajat Ahmad Putra Rp 345 juta.

Bahkan Rano Karno disebut-sebut juga kecipratan duit sebesar Rp 300 juta. JPU tidak menyebutkan perbuatan Rano dalam dakwaan proyek tersebut, namun ditemukan dalam catatan Yuni Astuti pemberian uang untuk Rano Karno sebesar Rp 300 juta.

Lalu nama lain yang mendapatkan cipratan duit itu adalah Jana Sunawati Rp 134 juta, Yogi Adi Prabowo sebesar Rp 76,5 juta, Tatan Supardi sebesar Rp 63 juta, Abdul Rohman sebesar Rp 60 juta, Ferga Andriyana sebesar Rp 50 juta, Eki Jaki Nuriman sebesar Rp 20 juta, Suherma sebesar Rp 15,5 juta, Aris Budiman sebesar Rp 1,5 juta dan Sobran Rp 1 juta. 

Sepertinya kasus ini akan menjadi babak baru, padahal Banten baru saja menggelar Pilkada 2017 dan dimenangkan pasangan WH-Andika. Andika adalah putera kandung Ratu Atut Chosiyah. Dalam kunjungannya ke Banten beberapa waktu lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memang telah menyampaikan terkait kasus korupsi di Banten, namun saat itu belum jelas kasus yang dimaksudkan oleh KPK.

REDAKSI | BANTENPERSPEKTIF.COM
FOTO  | BERBAGAI SUMBER



Diberdayakan oleh Blogger.