PerspektifTV

Header Ads

Usai Bertemu BPN, Fraksi PKS DPRD Tangsel Siap Sosialiasikan



BANTENPERSPEKTIF.COM, TANGSEL---Fraksi PKS DPRD Kota Tangerang Selatan siap menyosialisasikan program sertifikasi tanah kepada masyarakat. Kesiapan Fraksi PKS mengemuka setelah pimpinan dan anggota fraksi ini beraudiensi dengan Kasubsi Pengaturan Tanah BPN Kota Tangsel, M Gholib Syaifuddin di kantor DPD PKS Tangsel, Serpong, Kamis (30/3).

“Insya Allah setelah mendapatkan penjelasan tentang masalah pertanahan dan program Prona ini, kami akan segera teruskan pada masyarakat,” ujar Ketua Fraksi PKS Siti Chadijah. Menurut Chadijah, sebagian masyarakat masih belum paham tentang prosedur dan tata cara pembuatan sertifikat tanah. 

“Sebagian kalangan masyarakat kita ada yang masih takut-takut jika diminta mengurus sertifikat tanahnya karena biayanya yang dianggap kemahalan. Padahal kalau mengurus sendiri ke BPN, seperti dijelaskan Pak Gholib, tidak semahal itu,” terangnya.

Dalam pertemuan tersebut, Gholib menjelaskan bahwa pemerintah saat ini sedang menggiatkan Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) yang merupakan salah satu bentuk kegiatan legalisasi aset masyarakat. “Program ini merupakan proses administrasi pertanahan yang meliputi adjudikasi, pendaftaran tanah sampai dengan penerbitan sertifikat tanah yang dilaksanakan secara massal,” katanya.

Prona, menurut Gholib, ditujukan bagi segenap lapisan masyarakat, terutama bagi masyarakat dari golongan ekonomi lemah. Selain itu, program ini juga ditujukan guna menyelesaikan terhadap sengketa-sengketa tanah yang bersifat strategis. “Prona merupakan salah satu wujud upaya pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kemudahan pembuatan sertifikat tanah,” ujarnya.

Di Tangsel sendiri, kata Gholib, target legalisasi tanah melalui Prona hingga bulan April tahun ini sebanyak 10 ribu yang diperuntukkan bagi masyarakat di Kecamatan Ciputat Timur. “Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan baik ini,” tandasnya seraya berharap anggota legislatif dari Fraksi PKS turut mendukung dan menyukseskannya. 

Andi Cut Muthia menyarankan agar masyarakat sedini mungkin memperhatikan keberadaan surat tanahnya seperti warisan tanah atau wakaf tanah, agar tertulis bagi pemberi warisan atau penerima wakaf."Sehingga penerima warisan atau waqaf tidak kesulitan dalam mengurus surat tanah, dan bisa mengetahui batas tanah miliknya," imbuhnya. 

Anggota Fraksi PKS yang juga hadir dalam pertemuan itu, yaitu Romli Sianmair, Sri Lintang Aryani, dan Andi Cut Muthia, siap mendukung program ini.

REPORTER |  SUCIPTO
FOTO | DOC. CIPTO



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.