Header Ads

Komisi IV Bahas Penanganan Kerusakan Jalan Nasional


BANTENPERSPEKTIF.COM, SERANG---Pimpinan dan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Banten membahas penanganan kerusakan jalan nasional di Provinsi Banten di Ruang Rapat Komisi IV di KP3B, Curug Kota Serang, Rabu (19/4/2017). 

Pembahasan tersebut dilakukan bersama Satuan Kerja (Satker) Perencanaan dan Pengawasan Jalan dan Jembatan (P2JN), Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah 1 Banten, dan Satker PJN Wilayah 2 Banten Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR).

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Banten, Thoni Fhatoni Mukson mengatakan, berdasarkan hasil pembahasan, penanganan kerusakan jalan nasional di simpang tiga Cilegon, Labuan, dan Cibaliung menggunakan perkerasan kaku (rigid pavement) di 14 segmen jalan dan perkerasan lentur (flexible pavement) di 3 segmen jalan dengan nilai total 46 meter.

"Fungsi perkerasan jalan beton ini untuk menyebarkan beban ke tanah dasar, dan menopang beban muatan kendaraan angkutan barang bahan material yang bertonase besar,"kata Thoni didampingi Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Banten, Abas.

Untuk penanganan jalan nasional Sumur-Cibaliung-Muara Binuangeun, dan Muara Binuangeun-Bayah-Batas Jawa Barat, lanjutnya dilakukan dengan pemeliharaan rutin biasa. Sedangkan penanganan jalan Provinsi Banten, yakni Saketi-Banjarsari-Malingping dilakukan di tiga titik longsor dan sembilan jembatan dengan nilai 67 meter pada tahun anggaran 2017.

"Kami berharap kegiatan Satker tahun anggaran 2017 ini, dapat selesai dengan sempura agar masyarakat sebagai pengguna jalan dapat merasakan kehadiran pemerintah dan pemerintah daerah dalam kehidupannya,"ujar politisi PKB ini. 

SUMBER | PRESS RELEASE
FOTO | DOC.KOMISI IV



No comments

Powered by Blogger.