Header Ads

Kinerja Tak Memuaskan, DPRD Lebak Dikritik Mahasiswa


BANTENPERSPEKTIF.COMLEBAK - Kinerja DPRD Kabupaten Lebak dinilai buruk oleh Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Lebak. Indikasinya anggota parlemen tidak memiliki terobosan untuk mendorong Pembak Lebak agar mempercepat pembangunan.

Mereka menyampaikan kritik tersebut melalui aksi yang digelar dengan cara long march di Jalan Iko Jatmiko, Rangkasbitung, hari ini (Rabu,19/5/2017). Belasan mahasiswa tersebut membawa spanduk yang berisi kecaman terhadap kinerja dewan.Disela-sela orasi mereka diterima pimpinan DPRD Lebak.

Koordinator lapangan (Korlap) Aksi GMNI Lebak, Hamid mengatakan,seharusnya para dewan menyadari bahwa gaji mereka dari uang rakyat sehingga selayaknya bekerja maskimal dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat. Namun faktanya jauh dari harapan, setidaknya ini tercermin dalam produk peraturan daerah yang tidak berpihak kepada masyarakat. 

"Kinerja Dewan di Lebak sangat mengecewakan dan ini harus kami kritisi," katanya Hamid. Ada lima tuntutan yang disampaikan GMNI Lebak, yaitu revisi Perda Nomor 2 Tahun 2104 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) karena tidak berjalan efektif, kedua dewan harus meningkatkan pengawasan khususnya perhal Wajib Belajar Madrasah Diniyah. Ketiga adalah Dewan harus menghasilkan produk-produk Perda yang lebih produktif, keempat reses harus yang selama ini dilakukan harus berbasiskan kerja nyata dan kelima Dewan harus menjalankan ketiga fungsinya dengan baik. 

Sementara itu, menganggapi kritikan mahasiswa, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lebak, Yogi Rochmat mengaku jika Dewan selama ini telah bekerja optmal.Tak hanya itu, Dewan juga dirasa telah komitmen untuk terus melakukan perbaikan kinerja sehingga masyarakat bisa merasakan manfaatnya. "Kami menerima kritik dari mahasiswa untuk perbaikan ke depan agar bisa bekerja lebih optimal lagi," katanya.

KONTRIBUTOR | RONI
EDITOR  | KARNOTO


No comments

Powered by Blogger.