Header Ads

Menelisik Strategi Personal Branding Calon Walikota Serang [2]


BANTENPERSPEKTIF.COM, KOTA SERANG--Komunikasi dengan cara hard approach untuk culture masyarakat Indonesia, termasuk Kota Serang kurang strategis. Ada kebiasaan masyarakat yang menjadi warisan nenek moyang yaitu kebersamaan. Inilah yang coba dilakukan Purbo Asmoro, bakal calon Walikota Serang dari Partai Amanat Nasional.

Personality Purbo memang tidak terlalu banyak mengumbar janji, namun menginginkan sesuatu yang aplikatif. Tak heran, beberapa aktivasi personal branding lebih banyak memberikan edukasi ketimbang hanya bicara politik-an sih. 

Dalam beberapa kesempatan, Purbo lebih memilih melakukan komunikasi pemasaran melalui edukasi politik dengan berbagai even. Dalam trend pemasaran sekarang ini yang disebut dengan convert selling, artinya mengiklan sesuatu tetapi tidak tampak memasang iklan.

Komunikasi marketing yang dilakukan melalui advertising tidak sejelas calon lain, seperti Wahyudin Djahidi dan Najib Hamas, dimana secara masif mereka melakukan komunikasi pemasaran melalui advertising baik indoor dan outdoor dengan identitas jelas sebagai calon kepala daerah.

Strategi yang dilakukan Purbo memang pas, tapi jika tidak ada tim yang mampu menterjemahkan di lapangan maka akan menyulitkan masyarakat karena pesan yang disampaikan tidak jelas perihal dirinya sebagai calon kepala daerah. Soft approach yang dipilih Purbo dalam membangun personal branding akan cepat masuk ke kalangan kampus dan mereka kelas menengah.

Mungkin salah satu faktor yang kesulitan bagi Purbo, karena PAN sendiri masih belum menentukan siapa yang akan diusung, mengingat ada dua calon yang muncul, yaitu Purbo Asmoro dan Iif Fariudin.

REDAKSI | BANTENPERSPEKTIF
EDITOR | KARNOTO



Powered by Blogger.