Header Ads

Soal Kenaikan Listrik, Politisi PKS Asal Lebak Bersuara Lantang Menolak


BANTENPERSPEKTIF.COMLEBAK -- Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lebak tergolong paling berani dan punya nyali untuk menyuarakan secara langsung perihal kebijakan kenaikan listrik.

Bahkan mereka terang-terangan mempublikasikan penolakan tersebut baik ke media maupun di sosial media. "Kami mendesak pemerintah mengevaluasi dan mengkaji secara mendalam,terkait kenaikkan TDL itu," kata Dian Wahyudi, kader PKS Kabupaten Lebak. 

Menurutnya, kenaikkan tarif listrik  dipastikan akan memberikan efek terhadap yang lain, khususnya ekonomi. "Selama setahun sudah berapakali terjadi kenaikkan diantaranya bahan bakar minyak (BBM),jalan tol, pajak STNK dan lainnya," kata anggota DPRD Kabupaten Lebak ini.

Seperti diketahui, kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 28 Tahun 2016 tentang tarif tenaga listrik PT PLN (Persero) mengatur penerapan tarif non subsidi bagi rumah tangga daya 900 VA yang mampu secara ekonomi.

Penolakan juga diungkapkan Sanuji Pentamarta, anggota DPRD Propinsi Banten dari Dapil Lebak. "Kenaikan listrik sangat memberatkan masyarakat di tengah kondisi ekonomi seperti sekarang ini," kata Sanuji. Dalam sosmed juga diupload gambar Sanuji dengan isi pesan penolakn terhadap kenaikan tarif listrik.

SUMBER | DIOLAH DARI BERBAGAI SUMBER
EDITOR | KARNOTO

No comments

Powered by Blogger.