Header Ads

Tradisi Sambut Ramadhan Dibelahan Dunia



BANTENPERSPEKTIF.COM, NASIONAL --- Tradisi unik menyambut datangnya Ramadan tidak hanya ada di Indonesia, banyak negara-negara yang populasinya mayoritas Islam juga memiliki tradisi unik dalam menyambut datangnya bulan suci bagi umat Islam ini.

1. Turki


Blue Mosque menyambut Ramadan
Tidak jauh berbeda dengan umat Islam Indonesia, Muslim Turki pun merayakan datangnya Ramadhan dengan berziarah dan bersuci sebelum mulainya bulan suci. Tapi ada satu hal yang membedakan yaitu “Mahya.” Menjelang Ramadan banyak masjid-masjid di Turki memasang sebuah pesan menyambut datangnya Ramadan dengan lampu-lampu yang digantungkan diantara menaranya. 

 2. Arab Saudi

Menembakan meriam menandai mulainya puasa Ramadan
Di negara tempat dua kota suci umat Islam berada ini ada sebuah tradisi unik menyambut datangnya Ramadan, yaitu dengan menembakan meriam. Meriam Ramadan yang terletak di kota Mekkah ini menjadi penanda atas mulainya puasa Ramadan dan juga sebagai penanda datangnya waktu berbuka. Meriam Ramadan ini biasanya di letakan di puncak sebuah gunung sebelah timur Masjidil Haram.

3. Albania

Para pemain Lodra
Sebagai salah satu negara Eropa dengan mayoritas populasinya Muslim, Albania memiliki tradisi unik memainkan sebuah alat musik bernama “Lodra” beberapa hari sebelum mulainya puasa Ramadhan. Lodra berbentuk sangat mirip seperti gendang, dan biasanya alat musik ini dimainkan bersama dengan seruling memberikan suasana khas menyambut Ramadhan di Albania. Lodra juga digunakan sebagai penanda sahur dan waktu berbuka puasa.

4,Swedia

Swedia adalah salah satu negara yang memiliki cara tersendiri untuk meyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Walaupun umat muslim di Swedia sangat minoritas, ini tak menjadi halangan bagi mereka. Ramadhan membuat umat muslim di Swedia semangat untuk lebih mendekatkan diri kepada Sang Maha Pencipta. Hal ini mereka realisasikan dengan cara mengunjungi setiap rumah dengan memberikan selamat satu sama lain. Tak lupa mereka juga melaksanakan sholat tarawih berjamaah di masjid-masjid terdekat.

5.Austria

Lain halnya dengan Swedia, Austria juga memiliki cara tersendiri untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Masyarakat muslim di Austria biasanya mengadakan kampanye, menjelang bulan suci Ramadhan tiba. Kampanye ini bertujuan untuk mengumpulkan paket lebaran bagi keluarga-keluarga miskin dan hadiah untuk anak-anak yatim piatu di Palestina. Kampanye yang rutin diadakan setiap tahunnya ini diberi nama Feeding Fasting Palestinas.

6.Mesir

Seluruh penduduk di Mesir memang bukan hanya umat muslim, namun hampir mayoritas penduduknya adalah muslim. Tentu ketika bulan suci Ramadhan tiba, warga Mesir memiliki cara unik untuk menyambutnya. Salah satunya adalah Maldah Rahman, atau dalam Bahasa Indonesianya adalah ‘Hidangan Kasih Sayang’. Maldah Rahmah ini adalah tradisi membagi-bagikan makanan gratis untuk orang-orang yang berbuka puasa. Tak hanya takjil, tetapi ada banyak makanan lezat lainnya yang sengaja dibuat untuk di bagi-bagikan.
Mauritania

7. Mauritania

Mauritania adalah salah satu negara Islam yang terletak di sebelah Barat Laut Afrika. Ibukota negara ini terletak di pesisir Atlantik. Mauritania memiliki tradisi yang unik dalam menyambut Ramadhan, salah satunya yang biasa dilakukan adalah meminum minuman khas dari negara ini yaitu teh hijau sambil berkunjung ke setiap rumah. Tujuannya adalah untuk menghidupkan ukhuwah Islamiyah bagi setiap umat muslim di Mauritania.

8.Liberia

Berbeda dengan Mauritania yang penduduknya mayoritas adalah muslim. Liberia memiliki cara tersendiri dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Biasanya warga muslim di Liberia akan memainkan alata-alat musik tradisional yang terbuat dari kayu selama beberapa jam untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Uniknya, ketika waktu sahur tiba ada seorang petugas yang bertugas membangunkan sahur bagi setiap warga muslim di Liberia. Namanya adalah Papall, Papall mulai bertugas pukul tiga dini hari untuk membangunkan orang-orang. Caranya adalah dengan menyanyikan lagu reliji lokal dan berhenti di setiap rumah-rumah. Jika kalian ingin melihat langsung seperti apa Papall yang dimaksud ini. Kalian bisa travelling Ramadhan ke Liberia dan berburu tiket promo pesawatnya sekarang juga.

9.Bangladesh

Bangladesh adalah salah satu negara yang penduduknya mayoritas didominasi dengan umat muslim. Untuk menyambut Ramadhan warga Bangladesh memiliki kebiasaan berbeda dari negara lainnya. Mereka justru memanfaatkan bulan Ramadhan untuk membaca buku-buku agama. Maka tak heran ketika Ramadhan tiba, warga Bangladesh justru rutin mengadakan pameran buku-buku.

10.China

Umat muslim di China memang sangat sedikit sekali, bahkan nyaris tak terlihat jika kalian berkunjung ke China. Namun bukan berarti mereka tak memiliki tradisi dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Warga muslim China memiliki tradisi yang dinamakan Muqam. Muqam adalah sebuah tradisi unik untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan berupa tari-tarian dan nyanyian. Biasanya ini dilakukan oleh umat muslim Kashgar di China.

11.Jepang

Meskipun di Jepang umat muslim terhitung dengan jari, ini tak menyurutkan semangatnya dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Biasanya umat muslim di Jepang mengadakan acara selama bulan suci Ramadhan di Japan Islamic Centre. Acaranya pun berhubungan dengan bulan Ramadhan, seperti mengadakan majelis taklim, sholat tarawih berjama’ah, pameran buku-buku islam, dan membuat jadwal puasa serta membagi-bagikannya ke setiap rumah-rumah keluarga muslimdi Jepang. Jadwa ini juga mereka bagikan ke setiap restoran-restoran di seluruh Jepang.

12.India

Taj Mahal India

Beralih ke negara yang terkenal dengan produksi film Bollywood, apalagi kalau bukan India. Masyarakat muslim di India memiliki tradisi yang unik untuk menyambut bulan suci Ramadhan, khususnya bagi para pria. Para pria muslim India akan menghiasi mata mereka menggunakan celak atau di India lebih dikenal dengan sebutan Kohl.

SUMBER | DIOLAH DARI BERBAGAI SUMBER
EDITOR | KARNOTO


Diberdayakan oleh Blogger.