Header Ads

Sentra Gerabah Kurang Bisa Dongkrak Ekonomi Warga


BANTENPERSPEKTIF.COM, HOME INDUSTRI---Pemkab Serang beruntung karena memiliki sentra gerabah yang cukup terkenal di luar Banten. Namun sayang home industri ini kurang mendapat perhatian lebih serius sehingga tak mampu mendongkrak perekeonomian warga setempat secara maksimal.

Pantuan BantenPerspektif.Com, sentra gerabah berada di dua kampung di Desa Bumijaya, Kecamatan Ciruas. Profesi menjadi perajin gerabah turun temurun sejak zaman Kesultanan Banten. Menurut H.Maksud, salah seorang perajin gerabah, ia telah menjadi perajin gerabah sejak usia sekolah dasar.


Lihat Video:

Perajin Gerabah Bumijaya
Tolerani di Tanah Jawara

"Ini mah sudah turun temurun, sudah lama sejak zaman kesultanan dan sampai sekarang juga masih," kata H.Maksud. Ia menceritakan, dulu sebelum mobil marak ia menjual sendiri kerajinan gerabahnya ke Jakarta dengan kendaraan roda dua.


Namun sekarang penjualan tak perlu lagi ke Jakarta karena sudah ada penampung yang mengangkut kerajinan gerabah. Jika melihat proses pembuatannya yang ribet, harga gerabah di desa ini tergolong murah. Untuk kendi ukurang sedang saja hanya Rp 30.000 padahal di luar harganya mencapai Rp 250.000.


Sayangnya, banyak pemuda di desa ini yang belum memaksimalkan potensi tersebut akibat minimnya pengetahuan tentang marketing dan packing produk. Padahal seharusnya Pemkab Serang bisa memfasilitasi hal ini sehingga semua elemen masyarakat di desa ini terlibat dan ikut serta mendorong agar mendongkrak perekonomian warga. [KNT]




Powered by Blogger.