Header Ads

Genjot Sektor Wisata, Pemkab Serang Gelar Festival Budaya



BANTENPERSPEKTIF.COM, KAB.SERANG--Untuk menggenjot industri pariwisata, Pemkab Serang melakukan berbagai strategi dan salah satunya adalah menggelar event Wisata Bahari. Event bertajuk Anyer Krakatau Culture Festival 2017 ini akan diselenggarakan pada 18-20 Agustus 2017 di Kecamatan Anyer dan Cinangka.

Informasi yang didapat BantenPerspektif.Com, event dengan konsep wisata bahari ini akan memperagakan berbagai pagelaran, diantaranya Pagelaran Teatrikal Perjuangan Kemerdekaan, Anyer Beach Colour RUN 7K, Pameran Batik Se-Nusantara, Beach Celan Up.


Kawasan Anyer memang menjadi andalan sektor pariwisata Pemkab Serang sejak dulu. Namun dalam perkembangannya kawasan ini belum mampu memberikan kontribusi yang besar baik pada pendapatan asli daerah (PAD) maupun ekonomi masyarakat sekitar wisata. 


Baca Juga:

Andai Aku Walikota Serang
Jalan Menuju Sentra Gerabah Ciruas Rusak Parah

Sebelum pemerintahan Ratu Tatu Chasanah, sektor wisata di kawasan Anyer juga beberapa kali digenjot dengan berbagai cara, seperti event layang-layang dan sejumlah acara lainnya. Namun hasilnya belum siginifkan untuk mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD).


Apalagi sejak ada imbas dari bencana Tsunami Aceh beberapa tahun silam, sektor wisata pantai mengalami drop yang lumayan mengganggu, baik bagi pelaku wisata, pengelola hotel termasuk masyarakat di sekitar objek wisata. Dan baru mulai ramai dikunjungi lagi setelah sekian tahun isu Tsunami mulai redup.


Apakah dibawah pemerintahan Ratu Tatu Chasanah-Pandji kawasan ini akan menjadi brand mark atau tidak? Bergantung sejauhmana kreativitas dan keterampilan mereka melakukan branding kawasan tersebut secara masif.



Sementara itu, menurut Karnoto, Founder BantenPerspektif.Com, sejatinya sebuah daerah memang memiliki city branding yang jelas. Apakah sebagai kota wisata pantai, kota kreatif, kota budaya dan lain sebagainya. "Setiap daerah kan memiliki brand masing-masing, nah brand itu yang semestinya diaktivasi sehingga menjadi ciri khas daerah. Ini memudahkan sebuah daerah untuk dikenal dan implikasinya pada kemajuan daerah," kata alumnus Marketing Communication Advertising Universitas Mercu Buana, Jakarta ini.


Redaksi BantenPerspektif.Com


Powered by Blogger.