Header Ads

Lahan Minim, SMKN 4 Kota Tangsel Ajukan Tambahan Lahan



BANTENPERSPEKTIF.COM, KOTA TANGSEL-- Lahan SMK Negeri 4 Kota Tangerang Selatan Selatan (Tangsel) masih terlalu sempit. Sekolah menengah kejuran yang beroperasi sejak 2012 ini berdiri di atas lahan seluas 4.000 meter persegi sehingga belum memenuhi standar minimal. 

“Luas lahan untuk SMK itu minimal 7.000 meter persegi dan idealnya 1 Hektar, dan lahan SMK Negeri 4 itu masih kurang ideal,” kata Angen Sumijati, Kepala Sekolah SMK Negeri 4 Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (24/7/2017).


Angen mengatakan, saat ini SMK Negeri 4 Tangsel hanya memiliki 23 ruang dan masih kekurangan sarana pendukung lainnya seperti belum ada ruang laboratorium, perpustakaan, ruang guru dan kepala sekolah,ruang kantor, dan sarana pendukung lainnya. Karena itu, pihaknya terus berupaya mengajukan penambahan lahan sekolah seluas 4.500 meter persegi kepada Pemerintahan Provinsi Banten. 


Sehingga nantinya SMK Negeri 4 Tangsel akan memiliki lahan seluas 8.500 meter persegi. “Kami juga sedang mengajukan penambahan akses jalan menuju SMK Negeri 4, karena akses jalan sekarang yang ada sangat kecil dan hanya bisa dilalui oleh satu mobil,” ujarnya.


Agen menjelaskan, seandainya proposal pengembangan lahan seluas 4.500 meter persegi tersebut disetujui Pemerintahan Provinsi Banten dan Pemkot Tangsel maka akan membuka akses jalan baru melalui Dinas Pertanian maupun Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel dimana disitu terdapat Taman Kota Jombang.“Mudah-mudahan tercapai, kalau hal itu bisa terealisasi maka akses  menuju ke sekolah kami menjadi lebih luas,” harapnya.


Menurutnya, Taman Kota Jombang yang letaknya di bersebelahan dengan SMK Negeri 4 Tangsel tersebut harus dimaksimalkan manfaatnya, karena akan mengundang kerawanan-kerawanan sosial seperti  menjadi tempat berkencan  masyarakat,atau  siswa  sekolah  menengah yang pulang lebih cepat.



“Kalau lahan tersebut bisa menjadi sebagian dari SMK Negeri 4, kami bisa memanfaatkan lahan itu sebagai media  belajar bagi siswa maupun masyarakat," ungkapnya.


Apalagi,  SMK Negeri 4 Tangsel mendapat  predikat sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Banten,  karena  sekolah kami  concern  terhadap lingkungan.Sementera itu, Sri Lintang Rosi Aryani, Anggota Komisi II DPRD Kota Tangsel mendukung langkah SMK Negeri 4 Tangsel untuk mengembangkan lahan sekolah, agar standar minimal lahan untuk sekolah menengah bisa terpenuhi.


Baca Juga:

Era Demokrasi, Pemimpin Harus Kreatif
Anton; Mana Ada Beras IR64 Subsidi, Ngawur Itu

Lintang berpandangan, untuk memaksimalkan lahan yang sempit, bisa dengan pembangunan gedung sekolah secara vertikal setidaknya hingga 3 lantai, dan pembiayaan dari Pemerintah Provinsi Banten.


“Sesuai dengan regulasi pengalihan kewenangan pendidikan menengah dari kabupaten/ kota ke provinsi pengalihan, maka DPRD Kota Tangsel juga mendorong Pemerintan Provinsi Banten agar menganggarkan pengadaan lahan dan bangunan untuk SMA Negeri dan SMK Negeri di Tangsel termasuk SMK Negeri 4 Tangsel,” pungkas politisi PKS ini.Siti Chadijah.


Ketua Fraksi PKS DPRD Tangsel menambahkan, rencananya Fraksi PKS DPRD Kota Tangsel juga akan bersilaturahim ke SMK Negeri 4 Tangsel dalam rangka membersamai Aleg FPKS Provinsi Banten Daerah Pemilihan (Dapil) Tangsel, Budi Prayogo, terkait pelimpahan wewenang SAMA dan SMK ke provinsi.


Penulis Sucipto


Powered by Blogger.