Header Ads

Apel di Halaman Masjid, Gubernur Banten Ingatkan Pegawai Shalat Dhuhur


BANTENPERSPEKTIF.COM, PEMPROV-- Gubernur Banten, Wahidin Halim mengingatkan agar para pegawai menghentikan pekerjaan setengah jam sebelum waktu dhuhur. Bagi laki-laki langsung menuju ke masjid agar bisa shalat berjamaah, sedangkan muslimah bisa berjamaah di kantor.

"Setengah jam sebelum waktu dzuhur,  para pegawai khususnya pria diharapkan sudah meninggalkan tempat kerja dan pergi ke masjid untuk shalat," katanya saat memimpin apel pagi di halaman Masjid Raya Al-Bantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Propinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Senin (7/8/2017). 

Kebiasaan Wahidin ini memang sudah pernah dilakukan di Kota Tangerang ketika ia menjadi Walikota Tangerang selama 10 tahun. Politisi Partai Demokrat ini memang terkenal dengan kebijakan religusnya dan ia pun akan kembali menerapkannya di lingkungan Pemprov Banten.

Pegawai Harus Fokus Kerja
Sementara itu, terkait kinerja pegawai di Pemprov Banten baik ASN maupun non ASN Wahigin meminta agar mereka  fokus bekerja.  Hal ini penting karena kinerja ASN diperlukan untuk mewujudkan  program Pemprov Banten.

Baca Juga:
Nuraeni Mulai Lakukan Serangn Udara
Ayo Siap-Siap Shalat Gerhana Bulan

"Pembenahan perlu dilakukan agar target-target capaian pembangunan bisa terealisasi dengan baik.  Karena itu,  kinerja aparatur,  dalam hal ini pegawai sangat diperlukan guna terwujudnya cita-cita tersebut," kata Wahidin.

Wahidin menegaskan bahwa persoalan infrastruktur harus sudah beres dalam waktu dua tahun. Tak hanya infrstruktur, program pendidikan dan kesehatan juga harus sudah beres dalam waktu dua tahun.

"Jika program utama itu selesai,  kita bisa melakukan program-program pembangunan lainnya," ujar Wahidin. Jika target pembangunan dua tahun tersebut berhasil tercapai, kata dia,  serta kinerja pegawai terus meningkat,  tunjangan kinerja untuk para pegawai pun akan ditingkatkan. 

"Jangan khawatir,  yakin kan diri untuk bekerja serius,  jangan takut hal-hal lain,  mari kita bersama membangun Banten," kata WH. Terkait pegawai non PNS,  saat ini menurut WH,  Pemprov Banten  mulai mencatat dan memverifikasi para Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di lingkungan Pemprov Banten.  

Verifikasi tersebut dilakukan untuk mengetahui kinerja dan produktifitas para pegawai. Setelah verfikasi selesai,  mantan Walikota Tangerang ini pun berencana akan meningkatkan kesejahteraan para TKS dengan menaikan gaji mereka sesuai upah minimum kota.  

"Kasihan mereka sudah punya keluarga,  punya anak,  gaji hanya Rp 900 ribu. Nanti kita naikan,  asal kerja," katanya. Lebih lanjut politisi Partai Demokrat ini pun mengingatkan para pegawai untuk melaksanakan salat dzuhur berjamaah di masjid. 

Sumber Press Release
Editor | Karnoto


Powered by Blogger.