Post views: counter

Header Ads

Pemilu 2019, PKS Banten Luncurkan Caleg Generasi Milenia

GENERASI MILENIA PKS -- Para kader PKS Banten dari berbagai kota dan kabupaten saat mengikuti Sekolah Digital beberapa waktu lalu. Sekolah ini menjadi tempat pendidikan para kader PKS tentang dunia digital. 

BANTENPERSPEKTIF.COM, BANTEN --- Menghadapi Pemilu 2019, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Propinsi Banten mulai memunculkan calon legislatif (Caleg) DPRD Propinsi dan Kabupaten/Kota dari generasi milenia.

Mereka rata-rata berusia kepala tiga dan empat serta lulusan perguruan tinggi dari berbagai kota di Indonesia. Para kader PKS Banten ini tersebar di sejumlah kota dan kabupaten di Banten. Kader PKS ini juga mayoritas adalah mantan aktivis kampus dan pergerakan mahasiswa.

Selain itu, mereka juga umumnya adalah para entrepreneur serta memiliki kemampun gerak yang dinamis dalam politik. "Insya Allah saya diamanahi maju di Kota Serang pada Pemilu 2019 nanti. Karena amanah maka harus totalitas," kata salah seorang kader PKS Kota Serang yang mengaku sudah mulai melakukan pemetaan jelang Pemilu 2019.

Meski secara finansial tidak terlalu gemuk, namun rata-rata mereka sudah mempersiapkannya untuk keperluan Pemilu 2019. Generasi ini juga familiar dengan digital sehingga sangat dekat dengan trend masyarakat Indonesia secara umum. "Biaya politik pasti ada, untuk kampanye, temu warga dan keperluan lainnya. Tapi kami sudah paham soal itu maka ga kaget-kaget amat meski menjadi pengalaman baru," katanya.

Memang PKS Banten dibawah pimpinan Miptahudin lebih banyak memunculkan kader-kader muda dari generasi milenia. Sebut saja Ketua DPD PKS Kabupaten Pandeglang, Asep Rafiudin yang usianya kepala tiga. Hal serupa juga terjadi Kota Serang, Lebak, Tangerang dan Kabupaten Serang.

Tak hanya struktur partai, Miptahudin juga memberikan kesempatan kader-kader muda dari generasi milenia pada organ-organ underbow PKS. Diantaranya Gerakan Pemuda (Gema) Keadilan Propinsi Banten yang diserahkan kepada Kholid, mantan aktivis Universitas Islam Negeri (UIN) Syarief Hidayatullah.

Sementara untuk kader-kader PKS yang masih remaja, PKS juga telah mempersiapkanya dengan membentuk PKS Muda dan Garuda Keadilan. "Saatnya yang muda kita berikan kesempatan, makanya kita beri ruang kepada kader-kader PKS yang muda," kata Miptah.

Redaksi | BantenPerspektif. Com


BACA JUGA:

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.