Post views: counter

Header Ads

Desa Tertinggal di Pandeglang Masih Ratusan



BANTENPERSPEKTIF.COM, PANDEGLANG --- Meskipun mengalami penurunan namun jumlah desa yang masuk kategori tertinggal di Kabupaten Pandeglang masih banyak. Catatan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) masih ada 149 desa.

Jumlah itu sebetulnya menurun dibandingkan tahun sebelumnya, dimana disebutkan bahwa  data Tahun 2014 menunjukkan, dari total 326 desa di Kabupaten Pandeglang, sebanyak 214 desa masuk kategori desa tertinggal (65%). Sementara pada tahun 2016, jumlah desa tertinggal di Kabupaten Pandeglang turun menjadi 149 desa atau berkurang 66 Desa dibandingkan tahun 2014 (30,84%) lalu.

Sementara itu, untuk produk unggulan Kabupaten Pandeglang merupakan daerah produksi jagung. Komoditas ini menjadi unggulan dalam pengembangan Prukades di Pandeglang. Secara keseluruhan, Pandeglang memiliki luas lahan pengembangan jagung mencapai 51.446 Hektar. Saat ini luas lahan yang sudah ditanami mencapai 20.441 hektar. Rata-rata produksi mencapai 5 ton per hektar.

Pandeglang sendiri dirancang sebagai penyuplai produksi jagung terbesar di Banten untuk Jakarta. Selain jagung, Pandeglang juga mengembangkan budidaya ikan kerapu. Pemkab Pandeglang pun telah mengembangkan dua kawasan minapolitan dengan target produksi 40-50 ton dari 12 ton yang sudah ada.

Dalam kunjungannya ke Desa Muruy, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang pada Rabu (4/10/2017) lalu, Presiden Joko Widodo  meresmikan pembangunan 326 embung yang akan dibangun di desa-desa di Pandeglang menjadi wujud keseriusan pemerintah dalam memacu produktivitas di pedesaan.

Sumber: Biro Humas dan Kerjasama Kemendesa
Editor : Karnoto


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.