Header Ads

Islam Agama Penuh Rakhmat



BANTENPERSPEKTIF.COM, PANDEGLANG --- Agama Islam adalah Agama yang memberikan rakhmat, oleh karena itu tidak membenarkan perjuangan dengan cara yang tidak syariah, seperti aksi bom bunuh diri.

Hal tersebut dikatakan Ketua Umum Garda Santri Nusantara, Dhedi Rochaedi saat menjadi nara sunber pada acara Seminar Kebangsaan yang dieglar Pondok Pesantren Al Muawanah di Alun-Alun Barat Menes, Kabupaten Pandeglang, kemarin.

Selain Rochadi, sminar Kebangsaan yang mengusung tema Pondok Pesantren Sebagai Pusat Penegakan Ukuwah Wathaniyah dihadiri sejumlah tokoh diantaranya, Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Banten Toha Shobirin, dan Ketua MUI Pandeglang Tb. Hamdi Ma’ani.

“Seperti melakukakan bom bunuh diri demi memperjuangkan sebuah idealisme, sebagus apapun idealisme itu,” sambunganya.

Ia menjelaskan, Islam juga mengajak berbagai kalangan untuk mengedepankan musyawarah dan dialog sehingga menghasilkan keputusan yang mufakat. Hal ini dikarenakan Islam lebih mengedepankan persatuan dan kesatuan serta kebersamaan daripada perbedaan, bahkan permusuhan.

Sementara itu, Ketua MUI Pandeglang Hamdi Ma’ani mengatakan, santri berkewajiban melindungi negara dari kelompok radikal yang anti Pancasila dan kelompok sekuler yang kehilangan semangat beragama

“Pemikiran radikal yang harus diwaspadai yaitu radikalisme agama dan radikalisme sekuler. Adapun kelompok agama yang memahami secara radikal terbagi menjadi dua, yaitu ekstrim kanan dan ekstrim kiri,” tuturnya.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Banten Toha Sobirin mengatakan, konsep trilogi ukhuwah menyatukan antara persaudaraan sesama umat islam, persaudaraan dalam ikatan kebangsaan, dan persaudaraan sesama umat Islam.

“Konsep trilogi ukhuwah merupakan gabungan dari ukhuwah islamiyah, nasionalisme dan pluralisme,” terangnya.

Reporter : Miko
Editor : Karnoto

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.