Post views: counter

Header Ads

Pastikan Dana Hibah Sampai, Parlemen Cek ke Penerima



BANTENPERSPEKTIF.COM, TANGSEL --- Untuk memastikan bahwa dana hibah betul-betuk diterima yang berhak,  Komisi I DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meninjau lembaga penerima hibah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2016.

Ketua Komisi I DPRD Kota Tangsel, Ahmad Syawqi, mengatakan, kunjungan tersebut untuk memastikan dana hibah tepat sasaran.

“Kami melakukan tupoksi kami secara lembaga, yakni pengawasan  terhadap salah satu calon penerima hibah dari pemerintah Kota Tangsel, salah satu penerimanya adalah Pusat Studi Al-quran (PSQ) milik Yayasan Lentera Hati,” katanya saat dihubungi melalui telepon, Jumat (13/10/2017).

Syawqi menjelaskan, dalam kunjungan tersebut juga dilakukan bersama eksekutif, karena Pemerintah Kota Tangsel juga membutuhkan penyeimbang dari pihak legislatif atas kebijakan yang disepakati bersama, seperti dukungan terhadap yayasan ataupun para penerima bantuan pemerintah tersebut.

“Kami meninjau sarana prasarana, bangunan gedung, hingga program-program yang akan dan telah dilaksanakan, dan seperti apa dampak langsung yang akan dirasakan oleh masyarakat Kota Tangsel,” jelasnya.

Politisi partai Gerindra ini juga meminta kepada pengurus PSQ agar membuka peluang sebesar-besarnya bagi warga Tangsel untuk belajar disana, serta mengajak untuk bersama-sama mewujudkan Kota Tangsel sebagai kota yang cerdas, modern, dan religius.

“Diperlukan dukungan dari banyak pihak untuk mendukung terwujudnya Kota Tangsel yang religius sebagai pondasi kota yang modern ini,” ujarnya.

Siti Chadijah, Sekretaris Komisi I DPRD Kota Tangsel menambahkan, pihaknya juga mengapresiasi keberadaan rumah Al-quran di Kota Tangsel, ia berharap PSQ bisa bersinegi dengan lembaga yang sudah ada seperti Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) dalam mengembangkan Islam yang moderat.

Ia juga meminta kepada pengurus PSQ agar membuka peluang bagi warga Kota Tangsel untuk bisa belajar disana. “Terutama ada kegiatan fasilitasi untuk melanjutkan kuliah ke Al Azhar Kairo, seperti sosialisasi ke pesantren - pesantren dan siswa di Kota Tangsel yang akan melanjutkan studi ke Al Azhar,” politisi PKS ini.

Sementara itu, Mukhlis Muhammad Hanafi, Wakil Direktur PSQ mengakui bahwa, masih sedikit masyarakat Kota Tangsel yang belajar di PSQ, padahal saat ini PSQ menjadi rujukan Mahasiwa Universitas Islam Negeri (UIN) dan para hufadz (penghafal Alquran) di seluruh Indonesia.

“Syarat untuk menjadi siswa di PSQ harus hafal 30 juz Al-quran dan mampu membaca kitab kuning,” ungkapnya.

Reporter : Sucipto
Editor : Karnoto


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.