Post views: counter

Header Ads

Sport Center Banten, Sempat Mangkrak Kini Mau Dilanjut



BANTENPERSPEKTIF.COM, KOTA SERANG --- Pemprov Banten akan melanjutkan pembangunan Sport Center Banten di Kecamatan Baros, Kabupaten Serang. Ditarget pembangunan akan selesai lima tahun ke depan dengan standar internasional.

Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy mengatakan,  dirinya bersama Wahidin Halim sepakat akan melanjutkan pembangunan sport center yang sempat terhenti oleh pemerintahan sebelumnya. 

“Karena pembangunan olahraga adalah juga prioritas, maka Pak Gubernur (Gubernur Banten Wahidin Halim) dan saya menargetkan agar pembangunan fasilitas olahraga bertaraf internasional yang sekarang kita tengah garap untuk dilanjutkan kembali, bisa selesai dalam 5 tahun ke depan,” kata Andika saat sambutan pada pembukaan Kejurda Tinju Amatir Banten dan Piala Dansat Brimob Polda Banten 2017 di Markas Brimob, Kota Serang, Jumat (6/10/2017).

Menurut Andika, bukti lainnya dari diprioritaskannya pembangunan olahraga oleh Pemprov Banten saat ini adalah tengah dilakukannya pembahasan Rancangan Perda yang akan mengatur tentang pembangunan olahraga di Banten, serta diberikannya sejumlah penghargaan berupa uang pembinaan kepada atlit-atlit dan pelatih serta official yang meraih prestasi di ajang kompetisi tingkat nasional.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Propinsi Banten Deden Aprhiandi mengatakan, lahan yang sudah tersedia kurang lebih mencapai 50 hektare dan tinggal menunggu penganggaran sekaligus pembangunannya saja.

Habiskan dana Rp 11,9 M Tapi Mangkrak
Sekadar diketahui, tahap awal perencanaan pembangunan pusat olahraga atau 'sport center' yang digagas sejak 2009 sudah menelan anggaran sekitar Rp 11,9 miliar. Dana tersebut terdiri dari pembuatan master plant sport center Tahun 2009 sebesar Rp 1.752.033.000, kemudian site plant dan konsep desain sport center Rp 2.340.391.000.

Pada tahun 2010 Detail Enginering Design (DED) gedung olahraga di kawasan sport center untuk empat venues menghabiskan anggaran Rp3.086.940.000, pembuatan Amdal kawasan sport centre Rp487.783.900. Selanjutnya pekerjaan tanah sport center Rp1.961.820.000.

Tahun 2011 ada juga pembuatan DED gedung olahraga di kawasan sport center tahap II Rp 1,9 miliar dan DED infrastruktur kawasan sport center Rp400 juta. Jadi keseluruhan kegiatan yang sudah dibiayai dalam tahap awal pembangunan sport center itu mencapai Rp 11,9 miliar.

Sumber : Diolah dari berbagai sumber
Editor :  Karnoto

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.