Post views: counter

Header Ads

Adu "Senyum" Politisi Perempuan di Banten




BANTENPERSPEKTIF.COM, KOTA SERANG--- Pindahnya Irna Narulita ke Partai Demokrat akan jadi babak baru kekuatan politik perempuan  di Banten, antara Golkar dengan Demokrat.

Jika sebelumnya peta kekuatan politik perempuan masih terlihat buram, karena Irna Narulita dan Iti Octavia masih beda partai. Irna di PPP dan Iti di Demokrat, tapi sekarang keduanya sudah satu warna yaitu biru.

Irna telah pindah dari PPP ke Demokrat dan langsung diberi posisi strategis yaitu Sekretaris DPD Demokrat Propinsi Banten mendampingi Iti yang terpilih menjadi Ketua DPD Demokrat Banten.

Di bagian lain, dua politisi perempuan telah lebih dulu satu perahu sebagai kader Partai Golkar. Ratu Tatu Chasanah, Bupati Serang adalah Ketua DPD Golkar Propinsi Banten sedangkan Airin Rachmi Diany adalah Wali Kota Tangerang Selatan yang juga Ketua DPD Golkar Kota Tangsel.

Baik Irna Narulita, Iti Octavia, Ratu Tatu Chasanah maupun Airin Rachmi Diany sama-sama kepala daerah dan sama-sama memiliki posisi strategis di partainya.

Duet Irna dan Iti akan menjadi kekuatan baru yang bisa menjadi pesaing duet Tatu dan Airin. Irna sendiri punya pengalaman pahit melawan politisi perempuan dari Golkar, yaitu saat maju sebagai calon Wakil Gubernur Banten melawan Ratu Tatu Chasanah, kakak dari Ratu Tatu Chasanah.

Perpindahan Irna ke Demokrat bukanlah kebetulan, namun planning untuk karir Irna ke depan. Dan itu hal wajar dalam politik. Apakah kekuatan Irna-Iti mampu mengalahkan pamor duet politisi perempuan Golkar?

Yang pasti politisi perempuan Golkar sedang mencari tambahan energi yaitu Vera Nurlaela yang akan maju sebagai Calon Wali Kota Serang pada Pilkada 2018. Uniknya, Partai Demokrat justru memberikan tiket kepada Vera kendati memiliki kader perempuan yaitu Nuraeni.

Penulis : Karnoto
Pengelola : BantenPerspektif.com

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.