Header Ads

Daya Tahan Personal Brand Zulkifliemansyah



Keberuntungan bukanlah sesuatu yang bisa dapat diandalkan. Keberuntungan merupakan gabungan yang sulit dijelaskan antara peristiwa, waktu dan tindakan serta sejajarnya hal di atas tanpa batas.

~ Catherine Kaputa ~

Gaya komunikasi dan stylish Zulkifliemansyah memiliki keunikan tersendiri dibandingkan kader PKS yang lain. Tak hanya menonjol soal keilmuan ekonominya, namun juga dalam meracik artikulasi kata demi katanya.

Dalam rekaman saya ada beberapa momentum dimana Zulkifliemansyah menunjukan keterampilanya dalam meracik kata-kata.

Saat menyampaikan visi misinya di depan puluhan anggota parlemen Banten beberapa tahun silam. Saat dimana ia maju pada Pilkada Banten berpasangan dengan artis cantik, Marisa Haque.

Dalam meluncurkan kata demi kata, Zul lebih menyukai gaya "menusuk" tapi yang ditusuk tidak merasa sakit. "Saya datang ke sudut Kota Serang dan datanglah seorang lelaki. Lelaki itu mengatakan Pak Zul, saya usul kalau bisa pilkada diadakan setahun sekali karena banyak sembako," kata Zul ketika itu.

Anda perhatikan secara cermat apa yang disampaikan Zul. Itu merupakan "serangan" halus kepada lawannya yang gemar membagi-bagi sembako saat pilkada.

Pada momen lainnya Zul masih konsisten dengan stylishnya yang lembut tapi sebetulnya mengena ulu hati lawan. Misal, saat acara Partai Bicara di MetroTV beberapa tahun lalu.

Zul juga menyindir dengan bahasa kiasan. Saat itu Zul menyindir jomblangnya keilmuan pejabat BUMN dengan pejabat di Kementerian Keuangan yang lebih menguasai ilmu keuangan sehingga ada kesan pejabat BUMN sering didikte dan menyindir kongkalikong antara eksekutif dengan pejabat lainnya.

Zul tak melepas kalimat to the point, tapi yang diluncurkan adalah bahasa kiasan. Zul tak mengatakan ada kongkalikong, tapi ia menggunakan kata-kata yang soft tapi menurut saya mematikan.

"Nah, ketidakberesan yang terjadi di kita karena ada hubungan konstruktif antara pejabat di BUMN, pemerintah dan oknum anggota dewan," kata Zul. Kata hubungan konstruktif yang Zul maksud tak lain kongkalikong.

Banyak momen dimana Zul terlihat jelas lebih menyukai dan melepas kritik dengan bahasa kiasan. Seperti saat  hubungan PKS dengan SBY panas, ramainya calon artis dan debat soal revisi Undang-Undang Pemilu.

Racikan kata-kata Zul dan yang ia lepas ke khalayak memperjelas personality brand dia sebagai politisi yang enggan berkonflik dan ogah membicarakan yang tak berkualitas.

Dengan personality brand itu Zul sering dipakai untuk tampil di publik mewakili wajah PKS saat suasana politik yang bersinggungan dengan PKS puanas. Memilih Zul untuk menetralisir suasana menurut saya tepat.

Personal brand Zul bukan hanya menjadi entri poin bagi dirinya tapi ngefek terhadap PKS. Dengan racikan kata dan intonasi yang lembut, Zul seperti melepas anak panah beracun. Nyaris tak terdengar tapi mematikan.

Stylishnya yang seperti itu membuat Zul banyak diterima disemua kalangan. Ia seperti tak punya musuh, karena sering membuat musuhnya serba salah dan salah tingkah.

Jadi kalau sekarang Zul mau maju sebagai calon Gubernur NTB dengan sentuhan komunikasi sebagai pelanjut Gubernur NTB saat ini yang terkenal lembut tapi komitmen sangatlah wajar.

Personal brand bagi seseorang itu penting, karena dari sinilah segalanya dimulai. Seperti saya bahas berulang-ulang bahwa diri kita adalah brand, perlakukanlah sebagaimana brand.

Temukan karakter kuat dan konsisten dengan keunikan itu nanti publik akan mengenalnya. Zul telah melakukan dua hal di atas sehingga personal brand Zul juga kuat. Meski saya belum menemukan satu kalimat yang bisa mewakili personal brandnya, tapi bisa dirasakannya.

Memperpanjang daya tahan sebuah brand tidaklah mudah karena dipengaruhi berbagai faktor, seperti personality dan dinamika eksternal. Jika dalam produk komersial kita mengenal istilah siklus product life cycle (siklus sebuah produk) maka dalam personal brand seseorang pun tak jauh berbeda. Daya tahan menjaga bahkan memiliki ekuitas brand sangat dipengaruhi oleh kemampuan orang tersebut menjaganya.

Penulis Karnoto
Consultant Brand

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.