Header Ads

Strategi Komunikasi Tatu Masih Kaku



BANTENPERSPEKTIF.COM, KAB. SERANG --- Strategi komunikasi Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah ke publik terlihat masih kaku dan belum memakai formulasi yang dikaitkan dengan keberadaan teknologi informasi, seperti sosial media yang fleksibel dan dinamis sehingga penanganannya  dipersepsikan reaksioner.

Dalam penelurusan BantenPerspektif.Com, sudah dua kali peristiwa dalam waktu yang berdekatan yang membuat kesan Tatu reakisoner, karena ia mengetahui dari pemberitaan dari media. Pola kerja seperti inilah yang dilakukan pemerintahan sebelumnya yaitu saat Taufik Nuriman menjadi Bupati Serang.

Ada berita yang kurang mengenakan lalu meninjau ke lapangan, padahal Tatu dan timnya bisa memanfaatkan sosial media untuk bisa lebih cepat dan cair dalam berinteraksi dengan masyarakat, termasuk laporan kondisi terkini di lapangan. Sehingga Tatu sudah tahu lebih awal mengetahui kondisi tersebut.

Peristiwa tentang infrastruktur pendidikan yang rusak seperti siswa belajar di tenda merupakan peristiwa yang sering terjadi saat pemerintahan sebelumnya. Meskipun sebenarnya sudah masuk dalam program pembangunan, namun akibat strategi komunikasi yang kaku itu membuat kesan Tatu lambat.

Tatu sebetulnya bisa memanfaatkan sarana teknologi informasi sosial media untuk mengetahui lebih cepat tentang kondisi terkini seputar persoalan di Kabupaten Serang. Ia bisa menginstruksikan seluruh pejabat membuat sosial media, seperti twitter dan lainnya untuk dijadikan sarana up to date laporan. Bahkan ia bisa memberikan instruksi bawahanya di sosial media termasuk membaca keluhan dan laporan dari masyarakat serta menjawab langsung di sosial media, sehingga lebih interaktif.

Hal ini yang dilakukan Irna Narulita, Bupati Pandeglang. Dalam pantauan BantenPerspektif, Irna selalu menerima informasi terkini dari anak buahnya di twitter. Dan ia pun sering memberikan arahan dan instruksi melalui twitter saat ada persoalan mendesak. Tak jarang ia menerima laporan dari warga Pandeglang sendiri, mulai jalan rusak, sarana sekolah dan kesehatan.

Bahkan, ada dua akun twitter atasnama Irna. Pertama akun Irna Center yang dikelola oleh tim di luar pemerintahan, akun IrnaDim99 yang merupakan akun pribadi. Dan saat ini semua pejabat termasuk dinas di lingkungan Pemkab Pandeglang aktif menunggu perintah dan melaporkan kondisi terkini melalui twitter.

Jika formulasi Tatu tidak diubah maka peristiwa - peristiwa seperti di atas akan selalu terjadi sepanjang tahun ia memimpin Kabupaten Serang. Hal itu pernah terjadi saat Taufik Nuriman menjadi Bupati Serang beberapa tahun lalu. Pola komunikasi yang cepat, luwes dengan pemanfaatan teknologi informasi menjadi sebuah keniscayaan bagi kepala daerah yang menjadi pengelola pemerintahan ditengah -tengah teknologi seperti sekarang ini.

Sosial media adalah sarana komunikasi seorang kepala daerah kepada masyarakat, bawahan, media dan eleman lainnya yang luwes dan bisa lebih atraktif. Karena interaksi bisa langsung tanpa batas, mulai dari laporan dan keluhan warga, persoalan birokrasi. Memang ini tak mungkin dikerjakan oleh Tatu sendiri, melainkan tim yang menjadi support system dia di luar pemerintahan.

Penulis : Karnoto
Redaksi : BantenPerspektif


Diberdayakan oleh Blogger.