Header Ads

Brankas 50 M, PKS Minta Pemprov Salurkan Rp 10 M Untuk Korban Gempa



BANTENPERSPEKTIF.COM, KOTA SERANG -- Pemprov Banten diminta segera mengelontorkan dana Rp 10 miliar untuk recovery akibat gempa di sejumlah daerah di Provinsi Banten. Sebab Pemprov Banten telah memiliki dana tak terduga dan saat ini waktu yang tepat untuk mengeluarkannya.

Demikian dikatakan Budi Prayoga, Ketua Badan Anggaran DPRD Provinsi Banten melalui rilis yang diterima BantenPerspektif, Kamis (25/1/2018).

"Pada APBD Murni 2018 Pemprov Banten telah mengalokasikan dana tak terduga cukup besar yaitu Rp 50 miliar. Nah, PKS mendesak supaya Pemprov Banten mengambil sumber dana dari situ (Tak Terduga) untuk recovery akibat gempat," kata politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Dikatakan Budi, masyarakat saat ini sedang tertimpa musibah dan membutuhkan bantuan berupa material untuk kembali membangun rumah-rumah dan bangunan mereka yang hancur. Dan sebaiknya Pemprov Banten segera memberikan kepastian dan membuktikan kepeduliannya terhadap masyarakat.

Seperti diketahui, ribuan rumah hancur akibat gempa yang terjadi pada Selasa (23/1/2018). Paling parah terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Lebak, diantaranya Malingping, Bayah, Sawarna. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten tercatat ada 1.126 unit rumah yang hancur.

Rusak ringan sebanyak 356, rusak berat sebanyak 31 unit dan rusak sedang 160 uni. Ada sekira 20 kecamatan yang dikategorikan mengalami kerusakan parah akibat guncangan gempa dengan kekuatan 6,4 skala richter.

Penulis : Karnoto
Sumber : Press Release
Foto : PKS Banten
Diberdayakan oleh Blogger.