Post views: counter

Header Ads

Empat Tokoh Ini Bantah Tudingan La Nyalla Soal Mahar




BANTENPERSPEKTIF.COM, JAKARTA --- Tudingan La Nyalla, Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Jawa Timur terkait adanya mahar yang diminta oleh Partai Gerindra dan Prabowo Subianto dibantah sejumlah tokoh, diantaranya Mahfud MD, Anies Baswedan, Sandiaga Uno termasuk Ridwan Kamil.

Mereka memberikan komentarnya di akun twitter yang ditag ke akun twitter resmi DPP Gerindra. MahfudMD misalnya, ia mengatakan bahwa dirinya saat diminta Partai Gerindra maju untuk Pilkada Jatim tidak pernah dimintai uang mahar. Bahkan, kata Mantan Ketua Makhamah Konstitusi (MK) ini dirinya disuruh tidak memikirkan biaya.

BACA JUGA:
Ini "Nasehat" Politisi Gerindra untuk WH
Aksi Dua Anggota DPRD Banten Awasi Pilkada DKI
Ketika Politisi Perempuan Lintas Partai Ngumpul

Hal serupa juga diungkapkan Ridwan Kamil, Wali Kota Bandung, Jawa Barat. Menurutnya, pada saat Pilkada Kota Bandung beberapa tahun lalu dirinya tidak pernah dimintai mahar politik baik dari Prabowo maupun Partai Gerindra. Adapun perbedaan pada Pilkada Jawa Barat 2018 lebih kepada prasyarat yang diajukan Gerindra terkait menjadi kader Gerindra.

Gubernur Anies Baswedan dan Sandiaga Uno juga memberikan pernyataan bahwa Gerindra dan Prabowo tidak meminta mahar politik saat mereka maju pada Pilkada DKI Jakarta. "Tidak ada mahar yang diminta saat saya maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta," kata Anies.

Politisi Gerindra Banten Marah
Sementara itu, politisi Partai Gerindra dari Provinsi Banten terlihat marah dengan tudingan La Nyalla. Salah satunya adalah Ade Hidayat, Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Banten. Menurutnya, tudingan La Nyalla tidak masuk akal.

Bahkan Ketua DPD Gerindra Provinsi Banten, Desmon J. Mahesa menyindir loyalitas La Nyalla. "Kalau soal Pak Prabowo marah kepada kader itu wajar, kader Gerindra itu bukan kader cengeng tapi kader patriot," kata Desmon.

Penulis : Karnoto
Foto : NusantaraNews

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.