Header Ads

Gairah Kader PKS Saat Anis Muncul Lagi



BANTENPERSPEKTIF.COM, KOTA SERANG --- Kemunculan Anis Matta membuat para kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di sejumlah daerah kembali bergairah. Sosok yang memiliki kemampuan berfikir dan cara pandang yang di atas rata-rata ini muncul kembali di tengah - tengah kader PKS.

Dalam pandangan sejumlah kader PKS, sosok Anis adalah orang yang mampu menggerakan dan itulah salah satu karakter leadership yang diharapkan mereka. Cara pandang Anis terhadap Indonesia dengan dunia global melebihi zamannya.

Dan Indonesia memang membutuhkan leadership seperti Anis Matta. Sebab baju yang akan ia kenakan adalah baju negara sebagai Presiden atau Wakil Presiden Indonesia. Seorang presiden bukan lagi bicara skla nasional, tetapi harus bicara masalah global dan Anis Matta memiliki kemampuan itu.

Ketalatenannya dalam menghidupkan sekaligus menggerakan roda organisasi telah terbukti saat ia menjadi Sekretaris Jenderal DPP PKS. Bahkan ia mampu menyalakan energi PKS yang tersisa saat terkena badai kasus Lutfi Hasan Ishaq.

Anis mampu mengobarkan semangat para kader PKS yang saat itu mengalami goncangan. Anis menuturkan saat seperti sedang menjadi nahkoda dengan badai yang kuat sedangkan kapal perahu bocor.

"Apa yang dilakukan nahkoda saat kondisi seperti itu, jalan  terus kan? Maka saya selalu katakan kepada kader PKS jangan pernah menjawab kalau ditanya kenapa PKS terperosok dalam sumur, tapi tunjukan bagaimana PKS bisa keluar dari sumur itu," kata Anis.

Dan Anis sukses membawa perahu PKS di tengah badai dan perahu yang bocor ke daratan dengan selamat dan tetap menyelamatkan seluruh isi perahu. Jika dikorelasikan dengan kondisi negara seperti sekarang ini, dimana situasi tidak menentu dan sering goyang maka kehadiran Anis Matta menjadi momentum yang tepat.

Kini, sosok Anis Matta akan kembali sering hadir di tengah - tengah kader PKS seiring dengan masuknya dia dalam daftar sembilan nama tokoh PKS yang akan dicalonkan pada Pemilu 2019.


Penulis : Karnoto
Foto : NETTV
Diolah Dari Berbagai Sumber

Tidak ada komentar

Silahkan komentar dengan bahasa yang santun, Dan jika ada komentar yang berurusan dengan hukum menjadi tanggungjawab sendiri.

Diberdayakan oleh Blogger.