Header Ads

Kursi Golkar, PDIP, PAN dan Gerindra Sulit Diambil




BANTENPERSPEKTIF.COM, KOTA SERANG --- Empat kursi DPR RI di Dapil Banten 2 milik tiga partai yaitu Partai Golkar, PDIP dan Gerindra diperkirakan sulit untuk diambil partai lain, sehingga hanya dua kursi yang kemungkinan bisa diperebutkan sejumlah partai.

Keempat kursi milik tiga parpol tersebut kemungkinan masih dipertahankan oleh partai tersebut. Selain basis partai yang sudah terkondisikan sejak lama dan kuat,para caleg di empat parpol tersebut juga memiliki kekuatan finansial yang mencukup.

Meskipun belum ada kepastian siapa yang akan dicalonkan Partai Golkar untuk DPR RI Banten dua, namun diperkirakan Golkar akan bisa mempertahankan kursi yang telah diperoleh. Sementara itu, Yandri Susanto dan Desmon Mahesa akan tetap ditempatkan di Banten dua.

Jadi, dari total jatah kursi sebanyak 6 kursi hanya ada 2 kursi yang akan diperbutkan sejumlah partai. Partai tersebut yaitu PKS, Nasdem, Perindo, PPP, PKB, Demokrat dan Hanura. Hal ini juga diakui oleh Wahyu Papat Romadonia, Caleg DPR RI Banten 2 dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

"Kalau saya lihat sih sebetulnya hanya ada tiga atau dua kursi untuk DPR RI Banten 2 yang diperebutkan, karena kursi yang saat ini dimiliki partai-partai besar sepertinya agak sulit diambil," kata Papat kepada BantenPerspektif.

Menurut Papat, dirinya dan caleg dari partai selan yang disebutkan diatas hanya akan memperebutkan sisa kursi yang saat ini dimiliki partai besar dan caleg incumbent. "Kita rasional saja sih ya, kalau harus merebut kursi partai di atas cukup berat. Mereka partai besar dan memiliki kekuatan finansial yang memadai," kata Papat.

Untuk merebut sisa kursi tersebut, Papat pun telah melakukan gerilya ke sejumlah wilayah di Kabupaten dan Kota Serang termasuk Cilegon. Modal suara sebanyak 3.000 yang ia dapatkan saat Pemilu 2014 lalu menjadikan perempuan ini optimistis bisa meraih satu kursi dan lolos ke DPR RI sebagai perwakilan dari PKB.

Sementara itu, Jazuli Juwaeni caleg DPR RI yang merupakan incumbent masih bisa goyang mengingat basis massa sebelumnya dia ada di Tangerang, sehingga ia harus memulai kembali membangun basis massa yang baru.

Yemmelia Jadi Kuda Hitam
Dilain pihak, Yemmelia, calon DPR RI dari PKS yang merupakan pemain baru diperkirakan akan menjadi kuda hitam. Tak hanya kekuatan jaringan sosial, tetapi popularitas Yemmelia juga sudah setengah jalan dikenal.

"Bismillah saja, niat saya memang saya untuk pengabdian melalui jalur politik. Nah kebetulan Allah mentakdirkan saya bersama PKS jadi yang ikuti saja takdirnya. Kalau jadi yah harus amanah, kalau toh tidak jadi mungkin ada jalan lain yang lebih baik lagi," kata Yemmelia.

Penulis : Karnoto
Foto : Net

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.