Header Ads

Perlakuan Pemerintah Tidak Adil, Bikin Curiga




BANTENPERSPEKTIF.COM, JAKARTA --- Sejumlah tokoh nasional mengingatkan agar masyarakat tidak jadi korban adu domba. Untuk itu penegak hukum selayaknya melakukan tindakan yang adil agar tidak menimbulkan persepsi buruk dari publik.

Hidayat Nurwahid, politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengatakan, korban sudah terjadi dimana-mana dan kondisi ini mesti menjadi perhatian negara untuk bisa berbuat adil terhadap semua eleman masyarakat.

"Ulama dan ustad beberapa dianiaya, masjid pun dirusak. Mestinya negara hadir, tapi yang terjadi mengapa ketika ada gereja dirusak negara sibuk. Ini bukan persoalan gerejanya, tapi perlakuan yang tidak adilnya yang membuat umat Islam merasa tersakiti," kata Hidayat saat acara ILC di TVOne, Selasa (13/2/2018).

Rocky Gerung, Dosen Filsafat Universitas Indonesia mengatakan bahwa negara gagal membangun infrastruktur demokrasi sehingga ruang bicara publik terasa mencekam. "Dalang semua realitas ini pasti ada," kata Rocky.

Zulkarnen, perwakilan ulama yang hadir pada acara tersebut mengatakan, ada perlakuan yang tidak adil oleh pemerintah terhadap masalah yang sekarang ini muncul. "Saat ulama dan ustadz serta masjid dirusak pemerintah diam, tapi ada gereja yang dirusak semua sok sibuk. Kami merasa tidak adil dan ini yang kami protes, bukan persoalan gerejanya tapi ketidakadilan perlakuan pemerintah," kata Zulkarnaen.

Fahri Hamzah, Wakil Ketua DPR RI menegaskan isu kondisi sekarang ini hanyalah upaya pemerintah untuk menutupi kelemahan mengelola negara. Sebab urusan kerukunan antar umat beragama sudah menjadi karakter bangsa.

"Agama sering jadi alat untuk menutupi kelemahan pemerintah dalam mengelola negara," kata Fahri. Untuk itu masyarakat harus melihat persoalan ini tidak semata-mata dari kacamata teologi.

Sumber: ILC TVOne
Penulis : Karnoto
Foto : Arrahmah

Tidak ada komentar

Silahkan komentar dengan bahasa yang santun, Dan jika ada komentar yang berurusan dengan hukum menjadi tanggungjawab sendiri.

Diberdayakan oleh Blogger.