Header Ads

Tahu Irama Permainan, Anies Skakmat Ahokers




BANTENPERSPEKTIF.COM, JAKARTA --- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sepertinya sudah mengerti irama permainan Ahokers yang kerap kali membuly dan nyinyiran kebijakan Pemprov DKI Jakarta dibawah kepemimpinan Anies - Sandi.

Baru - baru ini Anies dibully perihal pembelian Tong Sampah Madein Jerman. Di sosial media, para Ahokers (sebutan untuk pendukung Ahok) mencibir kebijakan tersebut. Selang beberapa hari Anies baru membuka ke publik bahwa program tersebut sudah ada sejak tahun 2015, ketika Basuki Cahaya Purnama alias Ahok masih menjabat sebagai Gubernur Jakarta.

Sebelumnya Anies juga dicibir soal adanya pohon plastik di trotoar di sejumlah ruas jalan protokol Jakarta. Namun ternyata pohon plastik yang sempat dibully para Ahokers tersebut merupakan pembelian pemerintahan Ahok - Jarot.

Selain itu, ada pula kebijakan Anies perihal pengolahan air tinja. Ahoker membully Anies karena mereka mengira kalau pengolahan air tinja tersebut untuk konsumsi minum. Padahal, pengolahan air tinja era Anies hanya untuk keperluan lain, seperti menyiram tanaman dan bukan untuk dikonsumsi.

Sementara Ahokers justru membully program pengolahan air tinja tersebut karena dikira untuk konsumsi minum. Padahal belakangan yang mengatakan dan merencanakan pengolahan air tinja untuk konsumsi minum justru Ahok sendiri. Video pernyataan Ahok tersebut tersebar di sosial media.

Saling serang antara pendukung Anies dengan Ahoker memang masih terjadi sampai sekarang, terutama di sosial media. Sejumlah tokoh yang kerap kali membuly diantaranya, beberapa politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Goenawan Muhammad dan pendukung Ahok lainnya.  (KNT)
Diberdayakan oleh Blogger.