Header Ads

WH "Diserang", PKS Membela




BANTENPERSPEKTIF.COM, KOTA SERANG --- Akhir - akhir ini Wahidin Halim selaku Gubernur Banten mulai mendapat kritik terkait sejumlah kebijakannya. Bahkan kritik beberapa kali disampaikan oleh beberapa kader partai yang mengusung WH - Andika. Mulai dari kritik soal kebijakan mutasi jabatan di Pemprov Banten, honor guru sampai infrastruktur.

Lalu bagaimana sikap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) salah satu pengusung WH - Andika? Saat dihubungi BantenPerspektif, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Banten, Miptahudin menegaskan bahwa PKS memberikan support penuh kebijakan WH tersebut, terutama soal mutasi dan pengangkatan pejabat di lingkungan Pemprov Banten.

"Secara tegas kami (PKS) sampaikan bahwa kebijakan WH selama ini masih on the treck. Artinya masih di jalur benar sehingga PKS memberikan dukungan apa yang ia putuskan, karena ini bagian dari perbaikan dalam birokrasi di Pemprov Banten agar pelayanan kepada masyarakat lebih baik," kata Miptah.

Dijelaskan anggota DPRD Propinsi Banten ini, reposisi atau pengangkatan jabatan memang selayaknya memerhatikan aspek profesionalitas sehingga roda pemerintahan bisa berjalan bersih, efektif dan outcomenya jelas.

"Kami melihat komitmen WH selaku Gubernur Banten dalam memperbaiki kinerja birokrasi layak mendapat apresiasi. Karena memang tantangan ke depan birokrasi Pemprov Banten harus lebih profesional agar bisa melaksanakan kinerjanya secara baik," kata Miptahudin.

Mantan Dekan Universitas Muhammadiah Jakarta ini mengutarakan salut dengan keberanian WH yang mau memperbaiki birokrasi di Pemprov Banten dengan menempatkan sejumlah pejabat yang profesional.

Seperti diketahui, beberapa bulan lalu WH telah melantik sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Banten. Namun kebijakan ini mendapat kritik dari sejumlah kalangan termasuk dari kader partai yang mengusung WH - Andika. 

Namun bukan WH namanya kalau takut dengan kritik, mantan Wali Kota Tangerang ini pun percaya diri bahwa keputusan yang diambil merupakan kebijakan yang tepat dan benar.(PR/KNT)
Diberdayakan oleh Blogger.