Header Ads

Seruan Jihad Kader Gerindra untuk Prabowo - Somad




BANTENPERSPEKTIF.COM, KOTA SERANG --- Pendiri Partai Gerindra di Propinsi Banten sekaligus anggota DPRD Banten, Sopwan membuat seruan agar Prabowo memilih Ustadz Abdul Somad sebagai calon Wakil Presiden RI mendampinginya saat Pilpres 2019 mendatang.

Seruan tersebut disampaikan Sopwan di akun facebook pribadinya pada Minggu, 5 Agustus 2018. Berikut isi seruan Sopwan yang diunggah di facebook pribadinya atasnama Sopwan.

To: Bapak H. Prabowo, Capres RI 2019, kami ingin Ustadz Abdul Somad menjadi Cawapres RI 2019 Bapak (Negarawan + Ulama). Wahai saudaraku rakyat Indonesia jika setuju mari berjihad berikan dukungan Anda dengan like dan share facebook ini untuk meyakinkan Bapak H. Prabowo:
Takbir, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar..

Inilah link akun facebook pribadi Sopwan. https://web.facebook.com/sopwan.sopwan.752. Seperti diketahui, Ustadz Abdul Somad merupakan salah satu dari dua nama yang direkomendasikan hasil Ijtima ulama dan tokoh nasional untuk mendampingi Prabowo Subianto sebagai Cawapres RI pada Pilpres 2019 mendatang.

Namun hingga saat ini Prabowo juga belum memastikan apakah Somad akan dijadikan Cawapres RI atau tidak. Lobi antar pimpinan partai koalisi masih dilakukan hingga sekarang. Sejumlah partai yang sudah memastikan berkoalisi yaitu Demokrat, Gerindra, Sementara itu, dua partai lain yaitu PKS dan PAN menunggu siapa Cawapres yang akan dipilih oleh Prabowo.

PKS sendiri mempersilahkan Prabowo memilih dua diantara rekomendasi ijtima ulama dan tokoh nasional, yaitu Habieb Salim Segaf Al Jufri dan Ustadz Abdul Somad. Sementara Partai Demokrat  berdasarkan statement SBY, Prabowo diberikan keleluasan untuk memilih Cawapres RI.

Di sosial media sejumlah kader Partai Demokrat sudah mulai meramaikan pasangan Prabowo dan AHY. Sedangkan netizen non partai justru menginginkan Prabowo Subianto berpasangan dengan Ustadz Abdul Somad. (KNT)

Tidak ada komentar

Silahkan komentar dengan bahasa yang santun, Dan jika ada komentar yang berurusan dengan hukum menjadi tanggungjawab sendiri.

Diberdayakan oleh Blogger.