Header Ads

Bank Banten Layani Samsat Online Nasional


BANTENPERSPEKTIF.COM, BALI - PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. (Bank Banten) bersinergi dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dan PT Jasa Raharja (Persero) melakukan Nota Kesepahaman (MoU) mengenai Pengembangan dan Pemanfaatan Aplikasi Layanan Samsat Online Nasional Untuk Pelayanan Di Wilayah Administrasi/Hukum Pada Provinsi Banten, di Bali (15/11).

Nota Kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa, bersama Gubernur Banten Wahidin Halim dan Inspektur Jendral Polisi Refdi Andri, Direktur Jendral Bina Keuangan Daerah Syarifuddin, serta Direktur Utama PT Jasa Raharja Budi Rahardjo.

Kerja sama ini dilakukan dalam rangka mendukung Layanan Samsat Online Nasional guna pelayanan Pengesahan STNK, pembayaran secara online Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) dalam memberikan kemudahan dan kecepatan pelayanan kepada masyarakat melalui jaringan elektronik yang dimiliki oleh perbankan.

“Bank Banten siap untuk mendukung layanan Samsat Online Nasional melalui e-Samsat Banten yang memudahkan masyarakat untuk membayar PKB dan SWDKLLJ di seluruh jaringan kantor dan jaringan elektronik Bank Banten. Para Wajib Pajak (WP) cukup mendatangi Kantor Cabang Bank Banten yang ada di seluruh Indonesia, ATM Bank Banten, serta tujuh Kantor Samsat di wilayah Banten sehingga proses pembayaran lebih efisien dari segi waktu dan biaya,” kata Direktur Utama Bank Banten, Fahmi Bagus Mahesa.

Menurut Fahmi, guna menunjang program Samsat Online Nasional, Bank Banten terus melakukan penguatan infrastruktur dan menambah jumlah jaringan yang tersebar di Indonesia. Seperti penambahan jumlah ATM di ruang layanan publik seperti di Rumah Sakit, Kantor Pemerintahan yang melakukan pelayanan kepada masyarakat dan di pusat perbelanjaan serta mini market.

Selain itu, saat ini Bank Banten menggunakan EDC (electronic data capture) untuk melakukan transaksi pembayaran untuk menjunjang program e-Samsat. Sehingga Bank Banten dapat memberikan kemudahan pelayanan perbankan bagi instansi pemerintah maupun masyarakat.

Hingga Oktober 2018, Bank Banten telah memiliki 26 Kantor Cabang, 10 Kantor Cabang Pembantu, 4 Kantor Kas, 11 Payment Point, 5 Smartvan dan 142 Unit ATM yang melayani nasabah di wilayah Banten dan kota-kota besar di seluruh Indonesia.

Penulis : Karnoto
Sumber: Rilis Bank Banten

Tidak ada komentar

Silahkan komentar dengan bahasa yang santun, Dan jika ada komentar yang berurusan dengan hukum menjadi tanggungjawab sendiri.

Diberdayakan oleh Blogger.