Header Ads

Bidik Pemilih Milenial, Yoga Rajin Bergaya




BANTENPERSPEKTIF.COM, KOTA SERANG - Demografis pemilih memang berbeda - beda, baik dari sisi usia, pekerjaan maupun gaya hidup. Dan salah satu untuk bisa menarik perhatian mereka adalah menggunakan komunikasi yang sesuai dengan mereka.

Salah satu pemilih pada Pemilu 2019 adalah generasi milenial dan ini membutuhkan strategi yang sesuai dengan psikografis mereka. Komunikasi melalui advertising pun harus menyesuaikan, baik dari sisi desain, konten iklan maupun foto yang menjadi ikonnya.

Potensialnya pemilih dari kalangan generasi milenial menjadi rebutan para calon legislatif baik tingkat pusat, propinsi maupun kabupaten dan kota. Salah satunya adalah Yoga Utama, Caleg DPRD Kota Serang dari daerah pemilihan enam yaitu Kecamatan Taktakan.

Caleg dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menggunakan strategi komunikasi yang lebih menonjolkan stylish. Ia beralasan sengaja mendesain iklan sebagai sarana komunikasi dengan pemilih stylish karena membidik pemilih milenal.

"Mereka (pemilih milenial-red) kan suka yang santai, gaya dan terlihat muda maka saya pun harus menyesuaikan dengan psikologis mereka supaya nyambung," kata Yoga. Menurut Sarjana Teknik Informatikat ini, generasi milenial sangat potensial karena jumlah mereka cukup signifikan.

Dikatakan Yoga, membidik pemilih generasi milenial gampang - gampang susah karena ada aspek konten pembicaraan yang harus bisa ditangkap oleh mereka. "Saya harus memahami karakter mereka secara khusus supaya ketika melakukan komunikasi bisa terkoneksi," kata mantan Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Banten ini.

Belum diketahui sejauhmana penetrasi pemilih generasi milenial terhadap  para caleg. Namun di lapangan hampir semua caleg membidik generasi ini karena ongkosnya lebih murah. Hanya saja dibutuhkan komunikasi pemasaran yang tepat untuk bisa mendekati mereka.

Penulis : Karnoto

Tidak ada komentar

Silahkan komentar dengan bahasa yang santun, Dan jika ada komentar yang berurusan dengan hukum menjadi tanggungjawab sendiri.

Diberdayakan oleh Blogger.