Header Ads

Lebay, Politisi PSI Miripin Indonesia dengan Suriah



BANTENPERSPEKTIF.COM, JAKARTA - Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memirip - miripkan peristiwa Suriah dengan Indonesia. Sejumlah kalangan menilai pernyataan itu terlalu lebay karena jelas berbeda.

"Ini saya ambil dari tulisan orang Indonesia yang tinggal di Suriah. Jadi ada kemiripan apa yang terjadi di Suriah dengan di Indonesia," kata Guntur Romli dalam acara Indonesia Lawyer Club, Selasa (27/11/2018).

Menurut dia, di Suriah masjid dijadikan basis gerakan dan ini juga terjadi selama ini yaitu menggunakan Masjid Istiqal. "Selain itu, di Suriah juga ada gerakan membenci pemerintahan yang sah dan ada gerakan anti pemerintah. Di Indonesia juga terjadi hal demikian, jadi apa yang terjadi di Suriah mirip dengan yang sedang terjadi di Indonesia," katanya.


Pernyataan Guntur Romli pun langsung dibantah Ustdaz Haikal, salah satu inisator Alumni 212 yang juga menjadi narasumber pada acara tersebut.

Menurut Ustadz Haikal, apa yang disampaikan Guntur Romli terlalu lebay alias kelebihan gaya. "Siapa yang mau menjadikan Indonesia seperti Suriah. Pancasila, UUD 45 itu dah clear dari lama dan kita tidak mempermasalahkan itu. Jadi sekali lagi jangan lebay," kata Ustadz Haikal.

Ditambahkan Ustadz Haikal, pihaknya menginginkan semua bersatu, damai dan soal pilihan politik jangan kemudian ada klaim pancasialis dan tidak pancasialis. "Hak warga negara kan dijamin undang - undang dan itu negara yang bicara," katanya.

Ditambahkan Ustadz Tengku, persoalan pancasila dan UUD 45 itu sudah selesai sejak lama. "Kami tidak pernah menolah orang kristen maju sebagai caleg, kepala daerah, termasuk ketika Jokowi maju sebagai calon presiden. Tapi kalau kemudian kita tidak memilih Jokowi bukan berarti kita radikal atau anti pemerintah, itu kan hak warga negara yang dijamin oleh negara," kata Tengku.

Penulis : Karnoto
Sumber : ILC TVOne



Tidak ada komentar

Silahkan komentar dengan bahasa yang santun, Dan jika ada komentar yang berurusan dengan hukum menjadi tanggungjawab sendiri.

Diberdayakan oleh Blogger.