Header Ads

Lobi Gagal Abu Sufyan




Pasca perjanjian Hudaibiyah, para pembesar suku mulai dihadapkan pada pilihan. Sebagian besar berpihak kepada Nabi Muhammad SAW, sebagiannya lagi tetap memihak kafir Quraisy. Salah satu suku yang tetap berpihak kepada kafir Quraisy adalah Bani Bakar.

Sedangkan mereka yang berpihak kepada Nabi Muhammad SAW yaitu Suku Aslam, Ghifar, Daus, Bani Salim dan Suku Khuza'ah. Dalam perjalannya, kafir Quraisy dengan sukutunya yaitu Bani Bakar melanggar perjanjian dengan melakukan pembunuhan terhadap Suku Khuza'ah.

Ada yang menarik dalam kisah ini, yaitu tentang kegigihan lobi Abu Sufyan terhadap Nabi Muhammad SAW. Setelah Abu Sufyan mengetahui bahwa tindakan pembunuhan terhadap suku yang pro terhadap Rasulullah SAW maka akan ada konsekuensi yaitu mereka akan diserang oleh pasukan ummat Islam yang ketika itu masih berada di Kota Madinah.

Dari sinilah upaya lobi Abu Sufyan agar terhindar dari serangan pasukan muslim tidak terjadi, karena sesungguhnya mereka sendiri mengerti bahwa aksi pembunuhan terhadap pendukung Rasulullah adalah pelanggaran berat terhadap perjanjian Hudaibiyah.

Abu Sufyan meluncur ke Kota Madinah untuk melakukan lobi terhadap Rasulullah SAW terkait masalah tersebut. Ia begitu yakin kalau lobi yang akan ia lakukan sukses sehingga mereka terbebas dari akis balasan dari pasukan muslim.

Abu Sufyan mengira kalau Rasulullah tidak mengetahui aksi pembunuhan sekaligus pelanggaran terhadap perjanjian Hudaibiyah. Lalu misi apa yang ditawarkan Abu Sufyan dalam aksi lobinya? Abu Sufyan membawa misi agar Rasulullah bersedia untuk melakukan perjanjian ulang tersebut.

Rasulullah sudah tahu maksud dibalik revisi perjanjian tersebut, yaitu agar mereka terhindar dari serangan pasukan muslim. Rasulullah pun menolak usulan Abu Sufyan dan tetap pada perjanjian semula.

Abu Sufyan pun melakukan lobi ke Umar Bin Khattab, Ali bin Abu Thalib, Utsman bin Affan dan Abu Bakar. Bahkan Abu Sofyan melobi melalui Fatimah. Maksdunya adalah agar mereka membujuk Rasulullah untuk mau melakukan revisi perjanjian Hudaibiyah.

Namun usaha lobi Abu Sufyan gagal total karena mereka yang diharapkan bisa membantu untuk membujuk Rasulullah tidak ada yang mau. Akhirnya Abu Sufyan kembali ke Mekkah dengan raut muka penuh penghinaan. Dan akhirnya pasukan muslim pun menundukan Kota Mekah tanpa pertumpahan darah.

Apa yang dilakukan Abu Sufyan merupakan langkah politik yang jika berhasil maka akan memberikan dampak besar terhadap mereka. Lobi Abu Sufyan juga bagian dari upaya untuk melindungi dari kelicikan mereka.

Strategi lobi yang gagal memberikan efek psikologis yang lumayan berat bagi Abu Sufyan dan sekutunya. Mereka menjadi lemah dan tak berdaya karena dalam posisi terjepit antara menyerah dan melakukan perlawanan terhadap pasukan Rasulullah SAW.

Kisah ini diambil dari Buku
The Great Story Muhammad



Tidak ada komentar

Silahkan komentar dengan bahasa yang santun, Dan jika ada komentar yang berurusan dengan hukum menjadi tanggungjawab sendiri.

Diberdayakan oleh Blogger.