Header Ads

Tampil di Forum Internasional, Ini Kata Politisi PKS



PKS DI FORUM DUNIA --- Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaeni saat memberikan pidaro pada forum The International for Islamist Parliamentarians (IFIP) di Istanbul, Turki, 3 sampai 4 Oktober 2018.



BANTENPERSPEKTIF.COM, TURKI -- Peran politisi muslim menjadi sorotan dunia internasional. Diharapkan peran mereka mampu menghadirkan aktualisasi nilai - nilai Islam yang Ramhatan Lil Alamin, apalagi Indonesia sebagai negara dengan jumlah muslim terbesar di dunia.

Menurut Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), Jazuli Juwaeni dalam sebuah forum internasional yaitu The International Forum for Islamist Perliamentarians (IFIP) di Itanbul, Turki pada 3 sampai 4 Oktober 2018 kemarin, peran tokoh dan politisi Islam di Indonesia telah berlangsung sejak zaman pergerakan kemerdekaan hingga reformasi tahun 1998.

"Dari peran itulah kami bisa mengadopsi dalam undang - undang negara di Indonesia," kata Jazuli. Dikatakan Jazuli, forum IFIP tersebut diharapkan mampu menyamakan persepsi dan pemikiran serta langkah perjuangan dalam mewujudkan Islam sebagai agama Rahmatan Lil Alamin bagi peradaban dunia.

Masih menurut Jazuli, melawan segala bentuk penjajahan, penindasan dan ketidakadilan atas umat manusia seperti yang terjadi di Palestina dan belahan dunia lainya harus menjadi pentas jihad para tokoh dan politisi Islam secara elegan.

Anggota Komisi I DPRD RI ini mengaskan, politisi dan tokoh Islam harus mampu menunjukan eksistensi serta peran di pentas dunia untuk memperjuangkan kehidupan dunia yang damai, berkeadilan da berkemajuan.

"Atasnama parlemen muslim harus aktif berdialog dengan komunitas internasional, bermitra dan bekerjasama dengan organisasi internasional seperti PBB serta negara - negara adikuasa, seperti Amerika Serikat, Rusia dan Uni Eropa untuk menyampaikan pemikiran dan gagasan serta berkolaborasi untuk dunia yang lebih baik," kata Jazuli.

Sumber :
Press Release Humas DPP PKS





Tidak ada komentar

Silahkan komentar dengan bahasa yang santun, Dan jika ada komentar yang berurusan dengan hukum menjadi tanggungjawab sendiri.

Diberdayakan oleh Blogger.