Header Ads

Titiek Soeharto; Batik Banten Bisa Tekan Pengangguran




BANTENPERSPEKTIF.COM, CILEGON - Siti Hediyati Hariyadi atau akrab disapa Titiek Soeharto, mendukung pengembangan motif batik asli Banten yang dinilainya bisa dijadikan media mengenalkan kearifan lokal yang menjadi ikon daerah itu.

“Ini sangat bagus, untuk bisa memberdayakan masyarakat mengurangi pengangguran. Juga untuk mengenalkan ragam kearifan lokal yang dimiliki, utamanya untuk mengenalkan berbagai ikon Kota Cilegon dan Banten, melalui padu padan motif corak batik yang diproduksi,” katanya saat mengunjungi sentra kerajinan batik Krakatoa di Kampung Kadipaten, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber Kota Cilegon, Banten, Rabu (14/11/2018).

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya itu berkunjung ke Kota Cilegon, Banten, bersamaan dengan kegiatan temu relawan pendukung Prabowo-Sandi yang telah menunggu, dalam rangka untuk merapatkan barisan memenangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno pada Pilpres 2019.

Dalam kunjungannya itu, Titiek melihat langsung proses membatik oleh para pembatik baik dengan canting maupun cap, bahkan menyempatkan untuk mencoba membatik dengan menggunakan alat canting.

“Kalau perlu ditambah lagi kreasi corak-coraknya supaya lebih menarik” katanya. Sementara itu, Heldy Agustian pemilik sentra usaha batik Krakatoa Cilegon mengaku, pusat kerajinan batik di Kota Cilegon ini didirikan sejak empat tahun lalu, tak hanya dalam rangka menggali potensi dari warisan budaya yang ada tetapi juga menumbuhkan ekonomi kreatif warga sekitar.

Menurut dia, pendirian sentra batik itu merupakan upayanya membantu pemerintah menyediakan lapangan kerja mengurangi angka pengangguran. “Sanggar kerajinan batik Krakatoa ini kami sengaja dirikan sejak empat tahun lalu dengan melibatkan masyarakat, untuk mengangkat kearifan lokal,” katanya.

Sumber: Antara

Tidak ada komentar

Silahkan komentar dengan bahasa yang santun, Dan jika ada komentar yang berurusan dengan hukum menjadi tanggungjawab sendiri.

Diberdayakan oleh Blogger.