Header Ads

Juheni M Rois, Caleg PKS Ini Lantang Suarakan Ketidakadilan


BANTENPERSPEKTIF.COM, KOTA SERANG - Jika sebagian calon legislatif memilih untuk bermain dibelakang layar, beda halnya dengan Juheni M Rois, Caleg DPRD Propinsi Banten dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini justru memilih  terbuka untuk menentang sejumlah isu, terutama isu yang terkait dengan keumatan.

Baru - baru ini ia pun menjadi salah satu inisiator Aksi Peduli Uighur di Kota Serang. Tak hanya berdiri di belakang panggung, Juheni M Rois bahkan berani berdiri di atas panggung utama dan berorasi mengkritik pemerintah yang sampai sekarang diam.

Beberapa waktu lalu, Juheni M Rois juga menginisasi Aksi Peduli Rohingnya bersama sejumlah ulama di Kota Serang. Bahkan Deklarasi #2019GantiPresiden Juheni pun menjadi salah satu penggagasnya.

Keterbukaan Juheni dalam mengambil sikap terkait isu panas tersebut mendapat respon positif dari masyarakat Kota Serang. Tak heran beranda facebooknya selalu ramai akan komentar - komentar dan dukungan terhadap sikap Juheni.

Pengusaha properti ini  dipercaya oleh PKS untuk maju sebagai Caleg DPRD Propinsi Banten untuk daerah pemilihan Kota Serang. "Ini amanah kita bekerja keras dan terus melakukan sosialisasi," kata Juheni.

Strategi Covert Selling
Dalam melakukan sosialisasi, Juheni M Rois memilih menggunakan strategi covert selling ketimbang yang lain. Strategi ini selain efektif juga memiliki value karena menggunakan komunikasi universal dan publik tak merasa sedang menjadi objek kampanye.

Salah satu strategi covert selling yang dilakukan adalah membuat video kuliah lima menit yang disebar di sosial media. Video tersebut berisi pencerahan tentang berbagai hal soal Islam. Latarbelakang pendidikannya sebagai jebolan Syariah membuat konten ceramahnya enak didengar, apalagi ia sampaikan dengan cerita kekinian.

Karir politiknya lumayan panjang, karena ia pernah menjadi anggota parlemen di Kota Serang, anggota parlemen di DPRD Kabupaten Serang. Bahkan ia sempat maju sebagai Calon Wakil Walikota Serang, namun akhirnya ia gagal.

Dan di tahun 2019 ini, ia maju sebagai Caleg DPRD Propinsi Banten dengan nomor urut satu dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), partai yang selama ini menjadi tempat bernaung dalam aktualisasi politiknya. (KNT)

Tidak ada komentar

Silahkan komentar dengan bahasa yang santun, Dan jika ada komentar yang berurusan dengan hukum menjadi tanggungjawab sendiri.

Diberdayakan oleh Blogger.