Header Ads

Pemilu, Momen Pembuktian Bagi Mukhtar


BANTENPERSPEKTIF.COM, KOTA SERANG - Pemilu 2019 merupakan kali keduanya bagi Muhtar Efendi maju sebagai Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kota Serang. Pada Pemilu 2014, Muhtar gagal maju kendati mendapatkan suara 1.000 lebih.

Alumni Institut Agama Islam Negeri (IAIN) sekarang Universitas Islam Negeri (UIN) Sulatan Maulana Hasanudin Banten ini tetap semangat demi kemenangan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), partai dimana selama ini ia bernaung.

"Pantang mundur demi kemenangan PKS. Kegagalan Pemilu 2014 menjadi pelajaran bagi saya supaya tahun ini berhasil masuk ke parlemen," kata Muhtar. Pria yang lahir 20 November 1986 ini aktif dalam politik sejak masih menjadi mahasiswa.

Aktif Berorganisasi
Ketika itu ia aktif di pergerakan mahasiswa baik di internal kampus maupun eksternal kampus. Mantan Ketua Umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Banten ini menuturkan, politik adalah bagian dari ibadah sehingga harus dijalani dengan serius.

"Dan salah satu keseriusan itu adalah menerima amanah menjadi caleg," kata Muhtar. Ayah tiga anak ini pun sudah melakukan sosialisasi di daerah pemilihannya yaitu Kecamatan Taktakan. Suami dari Durot Ul Makiyah ini, masuk ke parlemen merupakan sesuatu yang tak pernah terfikirkan sebelumnya.

"Dijalani saja. Kebetulan saya diamanahi Ketua DPC PKS Kecamatan Taktakan lalu partai meminta saya maju sebagai caleg, ya bismillah," kata Muhtar. Perkara terpilih atau tidak, kata dia, itu kehendak dan takdir dari Allah SWT. "Tugas kita berjuang maksimal," katanya.

Aktivitas di organisasi sudah seperti menjadi hobi, tak heran ia menjadi pengurus di sejumlah organisasi, yaitu KAMPI Banten 2004, Ketua PII Banten pada tahun 2005, Ketua Dewan Mahasiswa IAIN Banten pada tahun 2007, Ketua KAMMI Banten pada tahun 2008.

Selain itu, ia juga menjadi Ketua BadKo TPQ Kota Serang pada tahun 2012, Ketua Majelis Silaturahim Santri Banten tahun 2013, Ketua JPMRI Banten tahun 2014, Pengurus IKADI Kota Serang tahun 2016.

Sementara di organisasi pesantren ia tercata sebagai pendiri Pondok Pesantren Darul Ihsan Cijawa, Kota Serang, Pendiri Majelis Darul Fatahilah dan Pendiri Majelis Do'a serta pendiri Al Fatih Group nasyid.

Strategi Kampanye
Dengan latarbelakang sekolah Agama, Muhtar memang lebih banyak bertemua dengan komunita keagamaan, seperti majelis taklim. Ia sering diminta mengisi tausiah sejumlah majelis taklim, bahkan ia pernah mengisi acara di salah satu stasiun TV lokal yang ada di Banten.

Melalui pendekatan ke komunitas majelis taklim, Muhtar bisa kampanye dengan membawa value karena memberikan tausiah seputar Agama. "Kalau ceramahnya sih ga menyinggung soal politik, tapi dengan sendirinya kan mereka tahu kalau saya maju sebagai caleg," katanya. (WCR/KNT)

Tidak ada komentar

Silahkan komentar dengan bahasa yang santun, Dan jika ada komentar yang berurusan dengan hukum menjadi tanggungjawab sendiri.

Diberdayakan oleh Blogger.