Header Ads

Pemimpin itu Harus Punya Cerita



Sulit percaya kalau seorang pemimpin tidak memiliki cerita besar bisa memajukan apa yang ia pimpin. Sebab fakta sejarah para pemimpin di dunia manapun pasti memiliki cerita. Soekarno punya cerita soal kemerdekaan, Soeharto punya cerita soal pembangunan.

Karena cerita itulah mereka mampu menggerakan sumber daya yang ada. Obama, mantan Presiden Amerika Serikat juga punya cerita dengan dibalut taglinenya We Can Change.

Presiden Turki Reccep Teyep Erdogan pun punya cerita tentang bagaimana ia akan mengembalikan Kejayaan Utsamni. Kalau kita tarik lebih jauh mundur ke belakang ke zaman kenabian pun sama, Nabi Muhammad SAW memiliki cerita tentang konsep Ketuhanan yaitu Tauhid.

Dalam struktur sosial terkecil pun harus ada cerita dalam rumah tangga. Cerita itu memang abstrak sifatnya, tapi dari ceritalah kita bisa menggerakan.

Ngomong - ngomong soal kepemimpinan yang punya cerita, beberapa jam lalu saya berbincang - bincang dengan Nur Agis Aulia. Dia seorang pemuda yang juga punya cerita tentang bagaimana pemuda haru terlibat dalam dunia politik.

Sirkulasi kepemimpinan di daerah adalah keniscayaan, cepat atau lambat pasati akan terjadi. Hanya saja para pemuda seringkali bingung menyambungkan cerita atau membuat cerita baru tentang kepemimpinan, padahal sudah ada dalam fikirannya.

Ketidakmampuan dalam memvisualisasikan cerita dalam kehidupan nyata memang salah satu kelebihan yang harus dimiliki seorang pemimpin sehingga cerita itu seperti dekat dengan kita.

Dan Nur Agis Aulia memiliki kemampuan itu, ia juga bisa menggerakan sumber daya dengan brand Jawara Farm, sebuah sektor bisnis yang bergerak dibidang agrobisnis. Cerita tidak mudah menjadi pilihan bagi seorang alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM).

Pilihan menulis cerita sendiri jauh lebih berat ketimbang mendengar dan mengikuti cerita orang kebanyakan. Tapi ia mampu melakukan itu.

Kini, ia sedang menuliskan cerita batu tentang bagaimana seharusnya pemuda terlibat dalam dunia politik, dunia yang dianggap sebaigan orang menyebalkan.

Semoga Nur Agis Aulia, Caleg DPRD Kota Serang ini selalu memiliki cerita, khususnya tentang bagaimana seorang pemuda bisa menjadi penggerak, bukan sekadar mengerak tetapi juga bergerak. Selamat Berjuang Menuju Parlemen Kota Serang.

Karena Indonesia butuh cerita - cerita dari pemuda yang original, tidak punya cerita kebohongan dan tidak punya cerita fiksi melainkan cerita menyegarkan yang rasional. Selamat Berjuang !

Salam,
Karnoto

Tidak ada komentar

Silahkan komentar dengan bahasa yang santun, Dan jika ada komentar yang berurusan dengan hukum menjadi tanggungjawab sendiri.

Diberdayakan oleh Blogger.