Header Ads

Mantan Danjen Kopassus Dilaporkan, MS Kaban: Keterlaluan



BANTENPERSPEKTIF.COM, JAKARTA - Mantan Danjen Kopassus, Sunarko dilaporkan ke kepolisian atas tuduhan makar oleh seorang pengacara bernama Humisar Sahala. Humisar mengaku melaporkan Soenarko berdasarkan rekaman video yang menurut Humisar berisi ajakan untuk mengepung KPU.

Belum diketahui, latarbelakang sang pelapor tersebut. Namun sejumlah netizen semakin gerah dengan sejumlah pelaporan tersebut. Salah satunya adalah MS Kaban, elit Partai Bintang Bulan (PBB) yang selama ini memiliki perbedaan pandangan soal Capres dan Cawapres Pemilu 2019 dengan Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra.

Dalam cuitannya, MS Kaban mengatakan bahwa tindakan tersebut dinilai keterlaluan mengingat Sunarko adalah mantan Danjen Kopassus yang selama hidupya baik saat menjadi tentara maupun pensiun dikorbankan untuk NKRI.

Tudingan bahwa Sunarko akan membuat makar dinilai tidak masuk akal karena Kopassus merupakan garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI, bukan sebaliknya ingin berbuat makar. Ia pun meminta pihak kepolisian bijak dalam menyikapi laporan tersebut.

Seperti dilansir, Gelora, dalam laporan Humisar, Soenarko dilaporkan telah melakukan tindak pidana terhadap Keamanan Negara atau Makar Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 110 Juncto Pasal 108 Ayat 1, Kejahatan terhadap ketertiban umum UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 163 bis Jo Pasal 146.

Perlu diketahui, Soenarko pernah menjabat sebagai Danjen Kopassus pada tahun 2007-2008. Ia juga pernah menjabat sebagai Pangdam Iskandar Muda pada tahun 2008-2009. Dan pada Pemilu 2019 ia berada di barisan Prabowo Sandi. (DBS/KNT)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.