Post views: counter

Header Ads

Dan Aku Putuskan Berniqab



Tak ada panggilan yang menggetarkan sekaligus menumbuhkan rasa cinta selain panggilan untuk mendatangi rumah Allah. Perjuangan, penantian, rasa rindu, cinta dan ketaatan melebur saat memenuhi panggilanMu menunaikan haji.

Jihad kamu semua adalah haji.” demikian sang penebar cinta, Nabi Muhammad Sallahu Alaihi Wa Sallam kepada Aisyah Radhuallahuanha seperti diriwayatkan HR. Bukhori.

Tidak ada yang lebih membahagiakan mengalahkan kebahagiaan diundang ke BaitulLah.

Ingin rasanya diri ini memeluk selama - lamanya di tanah suci. Ingin rasanya Bermahabah denganMu lebih lama. Tak ingin menyegerakan jamaunMu saat berhaji.

Apalagi Engkau tersenyum gembira bersujud demikian dekat dengan Ka’bah , bertamu sedemikian  dekat dengan rumah peristirahatan kekasihNya . Engkau berpuas beribadah, mengadu, berdoa berlarik-larik pinta.

Lalu ketika berlari bersaing dengan banyak jiwa-jiwa perindu bahkan 2 jam sebelum adzan berkumandang , memenuhi shaf-shaf .

Dari Subuh hingga Iesya dan 1/3 malam terakhir.Bermakmum dengan imam masjid nabawi  dan imam Masjidil Haram .

Maka caraku bersyukur adalah mengenakan niqab agar seluruh dimensiku sibuk bertalbiah, bertakbir dan selaksa dzikrulLah lainnnya.

Berniqab mampu menyembunyikan isak & rinai yang mengalir deras, merasakan cintaNya , mendapat balasan cintaNya yang demikian cepat dan kemudahan atas kesulitan .

Berniqab menisbikan kehendak selain merebut bulir-bulir berkah yang terserak antara jejak-jejak Madinah Munawarah & Mekkah Mukarromah .

Maka aku berjihad berjuang berniqab setidaknya 42 Hari di usiaku yang hampir 50 tahun karenaNya sebagai tanda syukurku.

Seluruh kesedihan , duka sirna berganti bahagia.

Labbaik Allahumma Labbaik ❤

Retaj Ar Royan 1039
Saidah Silalahi

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.