Header Ads

Dewan Dilarang Main HP dan Baca Koran Saat Rapat



BANTENPERSPEKTIF.COM, PARLEMEN - Anggota DPRD Propinsi Banten tidak diperkenankan main alat komunikasi dan membaca koran atau majalah saat mengikuti rapat. Hal ini tertulis dalam Peraturan DPRD Banten Nomor 1 tahun 2015 tentang Kode Etik.

Dalam peraturan tersebut tepatnya di Bab III Pasal 9 bagian a dan b ditegaskan bahwa anggota DPRD selama mengikuti rapat tidak diperkenankan menggunakan alat komunikasi atau sejenis yang dapat mengganggu ketertiban jalannya rapat.

Sedangkan bagian b tertulis bahwa anggota dewan tidak diperkenankan membaca surat kabar atau bahan bacaan lain yang tidak terkait langsung dengan permasalahan yang sedang dibahas dalam rapat.

BACA JUGA:
BK Akan Tindak Tegas Dewan yang Langgar Kode Etik
Dulu Jualan Sayuran, Kini Jadi Konglomerat
Airin Jadi Calon Menteri?

Sementara pada Pasal 7 masih dibab yang sama, anggota dewan yang tidak hadir secara fisik dalam rapat dilarang menandatangani daftar hadir rapat. Sedangkan pada bagian dua di Pasal 7 tertulis bahwa anggota dewan dilarang memalsukan tandatangan kehadiran anggota dewan lainnya dalam rapat.

Sebelumnya Ketua Badan Kehormatan DPRD Propinsi Banten, Sopwan mengatakan bahwa pihaknya akan menindak tegas anggota dewan yang melanggar kode etik dengan acuan aturan yang tertulis. Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini berharap tidak ada anggota dewan yang bermasalah dengan etika sehingga harus berurusan dengan BK. (KNT)

Diberdayakan oleh Blogger.