Header Ads

Ikut Kemah PKS, Putera Walikota Serang Tidur di Tenda

Rate this News:
{[['']]}


Ketika Engka Bela Restu, Putera Wali Kota Serang Ikut Kemah PKS
Kaget,Ternyata Kemah PKS Sangat Menyenangkan

Menyeramkan, penggonjolokan dan membosankan dalam sebuah camp perkemahan seperti pada umumnya organisasi pergerakan lakukan. Peserta tak boleh saling becanda, tak boleh senyum apalagi tertawa, kegiatan itu pasti dilarang keras.

LAPORAN: REPORTER BAMBANG KUSNOTO

Imajanisasi di atas sebelumnya menyelinap dalam fikiran Engka Bela Restu, putera Wali Kota Serang sekaligus anggota DPRD Kota Serang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebelum ia menghadiri lokasi Kemah Bhakti Nusantara (Kembara) di Kawasan Karibea Beach, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (15/12/2019).

"Namanya juga pertama ya. Jadi kaget juga ternyata kemahnya PKS menyenangkan, santai tapi tetap disiplin. Kalau tahu begini mah saya akan ikut terus, Insya Allah," kata Engka saat istirahat di sebuah tenda warna orange.

Yah, pagi sekira pukul 08.00 WIB Engka sedang istirahat setelah mengikuti olahraga pagi bersama ribuan kader PKS lainnya termasuk kader di Kota Serang. Tampak butiran - butiran keringat mungil merembes ke pelepis mata pemuda kelahiran 1982 ini.

"Saya baru datang Sabtu (14/12/2019) malam karena ada kegiatan di luar kota dan setelah mengikuti acaranya ternyata menyenangkan, ha ha ha ha," kata pria berambut keriting ini dengan santai. Mendengar apa yang disampaikan Engka, kader PKS Kota Serang yang berada dalam satu tenda pun turut tertawa.

Tak lama kami bincang - bincang, tiba - tiba seorang kader menyodorkan kaos Kembara untuk Engka. "Ini untuk Pak Engka, dari kemarin kami tunggu - tunggu," kata kader tersebut. Engka pun menerima dengan senang dan langsung memakai kaos seragam berwarna hijau tua dengan lengan hitam itu. Kaos tersebut diketahui adalah seragam yang biasa digunakan kader PKS saat menggelar acara di lapangan.

Rasa persahabatan, persaudaraan dan kekeluargaan inilah yang menjadi salah satu alasan Engka masuk ke dalam partai beridiologi Islam ini. Menurut pria yang menamatkan studi S2 di Universitas Syarief Hidayatullah (UIN) Jakarta ini, rasa persaudaraan yang kuat menjadi alasan kuat kenapa ia masih bertahan bersama PKS.

"Sebelum saya masuk PKS, suara yang sering saya dengar dari orang bahwa PKS anti tahlilan, menyeramkan dan radikal. Padahal itu semua ga benar, dan itu saya buktikan sendiri dari awal masuk PKS  sampai sekarang. Bahkan merokok pun saya tidak lantas diasingkan, biasa saja yang penting saya tahu diri aja," kata Engka.

Engka mengaku, dirinya menaruh hormat dengan sosok Ketua DPD PKS Kota Serang yang terbuka, tidak kaku dan bijak. "Mungkin kalau ketemunya bukan dengan Pak Hasan lain ceritanya, ha ha ha ha, karena beliau (Hasan Basri -red) orangnya bijak termasuk urusan saya yang masih merokok, ha ha ha," kata Rengka.



Tidur Ditenda Bersama Kader
Engka menuturkan bahwa perkemahan PKS yang diikuti tahun ini merupakan kali pertama.Maklum saja, Engka merupakan kader baru di PKS Kota Serang tepatnya pada momentum Pemilu 2019 lalu. Meski anak seorang walikota dan  anggota dewan, tapi Engka tetap melakukan seperti peserta kemah lainnya, seperti tidur di tenda, ikut makan bersam, memakai kaos seraga, ikut senam dan sejumlah aktivitas lain yang disediakan panitia.

Engka cukup cekatan saat membuka dan mencicipi beras yang sedang dimasak. Kepulan asap panas putih pekat terlihat menyambar hidung Engka. Tangan kiri Engka mengangkat tutup panci sementara tangan kanannya ia pakai  mengambil secuil nasi untuk memastikan apakah sudah siap disajikan atau belum.

"Namanya kemah ya begini,harus siap segala kondisi termasuk urusan makanan, ha ha ha," Engka. Memang wajah Engka terlihat gembira mengikuti perkemahan yang dibuka Presiden PKS Muhammad Sohibul Iman ini.

Tenda yang terbuat dari terpal itu memang khusus untuk keperluan daput oleh Kabilah Kembara dari PKS Kota Serang. Perlu diketahui, masing - masing perwakilan kabupaten dan kota dikumpulkan dalam satu blok dan terdiri dari banyak tenda.

Pada akhri obrolan kami dengan putera Wali Kota Serang ini, sejumlah kader PKS Kota Serang sempat bercanda dengan Engka. "Suruh Push Up Pak,100 kali, ha ha ha ha," kata salah seoran kader. Engka tak mau kalah membalas candaan itu, ia pun membalasnya dengan candaan juga. "Jangankan 100 kali, 10 kali juga megap - megap,, ha ha ha ha," kata Engka dan diikuti tertawa ria kader PKS Kota Serang yang turut melihatnya.

Yang pasti Engka mengaku bahwa dirinya akan mengikuti Kembara PKS lagi tahun depan. "Ternyata asyik dan menyenangkan, ha ha ha ha," tutur Engka. Selain itu, kata dia, paling penting adalah rasa kekeluargaan yang tinggi di PKS. "Disini ga ada dewan, pengusaha dan pejabat semua sama. Jadi enak gitu dan seperti keluarga sendiri," tuturnya.

Baca Juga

Diberdayakan oleh Blogger.