Header Ads

China, AS dan Rusia Berlomba Buat Pesawat Siluman



BANTENPERSPEKTIF.COM, INTERNASIONAL - Sejumlah negara maju seperti Rusia, Amerika Serikat, Korea Selatan,China dan Turki berlomba - lomba membuat pesawat tempur siluman. Disebut pesawat siluman karena tidak terdeteksi oleh radar dan suaranya tidak begitu nyaring terdengar seperti pesawat umumnya.

Pesawat siluman (bahasa Inggris: stealth aircraft) atau disebut pesawat amat senyap adalah pesawat yang dirancang untuk menyerap dan membelokkan radar menggunakan teknologi siluman, membuatnya lebih sulit untuk dideteksi.

Seperti dilansir Wikipedia, pada umumnya tujuannya adalah melancarkan serangan selagi dia masih berada di luar pendeteksian musuh. F-117 Nighthawk adalah salah satu jenis pesawat siluman yang digunakan angkatan udara Amerika Serikat dalam Perang Teluk.

Pesawat siluman memiliki kemampuan untuk menghindari pendeteksian, baik deteksi secara visual, audio, sensor panas, maupun gelombang radio (radar). Secara visual, pesawat lebih sulit untuk terlihat bila mempunyai warna yang sama dengan warna latar belakangnya (kamuflase).

Secara audio, tentunya berusaha untuk membuat pesawat semakin tenang. Secara sensor panas, pesawat biasanya dideteksi dari panas yang timbul dari badannya atau dari temperatur udara di sekelilingnya.

Amerika Serikat memiliki pesawat siluman jenis Jet Tempur F-22 dan F-35. Ini merupakan pesawat siluman Amerika Serikat generasi kelima. Namun konon pesawat ini sudah mampu dideteksi oleh radar Rusia dan China sehingga Amerika Serikat pun membuat pesawat siluman baru.

Sama seperti AS, Rusia pun memiliki pesawat tempur siluman generasi kelima  Su-57 dan Rusia telah menggantinya dengan pesawat tempur nirawak siluman Sukhoi S-70. Tak mau kalah, China pun membuat pesawat tempur siluman J 20. Konon, pesawat ini untuk menyaingi pesawat siluman milik Amerika Serikat F-35. (DBS)

No comments

Powered by Blogger.