Header Ads

Said Aqil; Terowongan Istiqlal - Gerja Katedral Strategi Politik Jokowi



BANTENPERSPEKTIF.COM,NASIONAL- Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj mengkritik rencana Presiden Joko Widodo yang akan membangun terowongan yang menghubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral di Jakarta.

Said menilai tidak ada urgensinya terowongan tersebut dibangun. Said justru menduga bahwa itu adalah salah satu strategi politik Jokowi.

Saya ga paham itu ya, apa tujuannya apa politik apa politis," kata Said seperti dilansir KompasCom. Seperti diketahui Jokowi mengatakan bahwa pemerintah akan membangun terowongan Istiqlal - Katedral sebagai simbol silautrahim.

Rencana pemerintah ini pun mendapat kritikan dari publik khususnya para netizen. Salah satunya diutarakan oleh netizen atasnama Bekahapsara. Ia menuliskan ditwitter bahwa persoalan penolakan rumah ibadah itu persoalan serius yang membutuhkan penanganan yang serius dan tegas dari pemerintah.

"Dan yang pasti, jawabannya bukan terowongan Istiqlal Katedral atau doa bersama lintas iman," tulisnya.  Netizen lainnya yaitu RI_007 mengatakan bahwa dirinya lama berpikir kenapa Jokowi menyetujui  usulan pembangunan terowongan karena untuk menggalakan program Jokowi yaitu Main Game(Mobile Legend).

Powered by Blogger.