Header Ads

Polisi Masih Selidiki Raibnya Dana Bos Rp 105 Juta di Mauk


BANTENPERSPEKTIF.COM, HUKUM - Polisi hingga kini masih menyelidiki raibnya dana Bantuan Operasional Sekolah ( BOS ) sebesar Rp 105 juta milik Sekolah Dasar Negeri Ketapang, Kecamatan Mauk , Kabupaten Tangerang yang diduga digasak perampok.

” Kasus ini kita dalami, bersinergi dan berupaya agar pelaku segera tertangkap” ujar Kanit Reskrim Ipda Nyoman Nariana, kepada Banten perspektif, Rabu (11/3/2020).

Menurut Ipda Nyoman Nariana, kasus tersebut kini ditangani Polresta Tangerang Polda Banten.

Penyelidikan dilakukan setelah polisi menerima laporan dan pengakuan Kepala sekolah SDN Ketapang, Tanu jika dana BOS yang tersimpan dalam tas di mobilnya tiba tiba raib  pada Senin (09/03/2020 ).

Dirinya mengaku jika uang BOS yang baru dicairkan di Bank BJB cabang Balaraja itu dicuri oleh dua pelaku berkendara sepeda motor saat sampai di depan kediamannya di Kampung Lahat RT 02 RW 04, Desa Buaran Jati, Kecamatan Sukadiri kabupaten Tangerang Banten

 “Saya memang mendengar suara pintu mobil ditutup dengan keras, tapi tidak melihat wajah pelaku yang mengambil tas berisikan uang BOS itu,” katanya saat ditemui Banten perspektif dirumahnya ,Rabu ( 11/03/2020).

Saat sampai didepan rumah, ia langsung turun untuk membuka garasi rumah. ”Saat itu, tas yang berisi uang dana BOS 105 juta , uang pribadi 7 juta dan dokumen penting lainnya masih didalam mobil, karena merasa sudah sampai rumah dan hanya turun sebentar untuk membuka garasi,” tambahnya

Tano menambahkan, aksi maling tersebut disaksikan oleh Bendahara dan staf pengajar saat bersamanya.

“Saya menduga, dua pelaku  sudah membuntuti sejak saya dan bendahara pulang mengambil uang dari Bank BJB Balaraja,” tutupnya.

Penulis: Ayatullah Chumaini

No comments

Powered by Blogger.