Header Ads

Dampak Corona, Sekeluarga Beserta Bayi Terlunta - Lunta


BANTENPERSPEKTIF.COM, KOTA CILEGON - Seorang warga Cilegon Encep bersama istri dan anaknya yang masih balita yang beralamat di Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Pulomerak  diusir pemilik kontrakan yang belum bisa ia bayar.

Menurut informasi yang beredar, Encep tak mampu bayar kontrakan karena penghasilannya tidak pasca isu Virus Corona mencuat.

Menurut kabar yang kami terima dari Khoirul Umam yang mendampingi keluarga ini, sejak pagi ia berjalan kaki dari merak  hingga simpang tiga Cilegon karena diusir pemilik kontrakannya.

Encep bekerja serabutan untuk menghidupi istri dan anaknya, tapi semenjak wabah Corona ini meluas banyak orang yang mengisolasi diri di rumahnya, dia pun sulit untuk dapat kerjaan. Istrinya pun yang kerja di rumah makan tutup.

Beruntung keluarga ini bertemu dengan salah seorang pengusaha sekaligus  Ketua HIPKA Banten Khoirul Umam.

Saat di hubungi Khoirul Umam membenarkan bahwa dia dihubungi kawan Encep dari Merak yang menceritakan masalah kawannya tersebut.

"Alhamdulillah tadi sehabis magrib saya temui orangnya," kata Umam. Umam mengaku prihatin dengan masalah tersebut apalagi setelah  mendengar kronologis masalahnya.

"Alhamdulillah malam tadi sudah dapat makanan karena dari tadi pagi katanya belum makan, Ya Allah sesak dada saya mendengar keluhannya," ujar Umam.

Sementara ini Encep dan keluarga dititipkan di rumah singgah milik Dinas Sosial Kota Cilegon setelah meminta bantuan kepada seorang pejabat di Dinsos Cilegon.

"Mungkin nanti kita carikan solusi agar kepala keluarganya tetap bisa mencari nafkah, mungkin nanti Insya Allah kita bantu modal usaha dan tempat tinggal sementara supaya tidak terlunta lunta di jalanan, kasihan apa lagi ada anaknya yang masih balita," kata Umam. (RLS)

No comments

Powered by Blogger.