PerspektifTV

Header Ads

Apa Hikmah Dibalik Musibah

Foto Ilustrasi/LampungPost

Kita semua tahu bahwa saat ini dihadapkan pada situasi sulit dengan munculnya Pandemi Covid - 19. Bukan saja persoalan kesehatan yang membuat kepayahan, melainkan berdampak pada masalah lain khususnya ekonomi.

Tidak sedikit yang putus asa dan menyerah dengan keadaan, padahal sejatinya bagi umat Muslim bisa menempatkan persoalan itu secara proporsional dengan perspektif Islam. Sebab kesulitan, wabah penyakit, kesedihan, kegalauan dan kelelahan sudah pernah disampaikan Rasulullah SAW beberapa abad silam.

Sebagai seorang Muslim beruntung karena telah diberikan pegangan yang kokoh dan kuat oleh Rasulullah SAW. Pegangan inilah yang harus menjadi acuan kita sebagai seorang Muslim agar bisa menghadapi setiap musibah, kesedihan dan kepayahan dengan proporsional.

Rosulullah SAW bersabda:

مَا يُصِيبُ الْمُسْلِمَ مِنْ نَصَبٍ وَلَا وَصَبٍ وَلَا هَمٍّ وَلَا حُزْنٍ وَلَا أَذًى وَلَا غَمٍّ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا إِلَّا كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ
Artinya:
Tidaklah menimpa seorang muslim, baik kepayahan, kelelahan, kegalauan,  kesedihan, tidak pula rasa sakit dan pilu sampai duri yang menusuknya kecuali dengannya Allah SWT mengampuni dosa - dosanya- HR: Al-Bukhari - 


Penjelasan Hadist :
Setiap orang pasti pernah merasakan bahagia dan sedih tanpa pandang status sosial, tapi situasi duka sedih rasa takut cemas dan banyak momen yang tidak diharapkan kejadiannya memiliki nilai yang tinggi di sisi Allah SWT.

Bahkan situasi situasi seperti itu adalah bentuk kasih sayang Allah SWT kepada hamba-Nya yaitu berupa ampunan dosa dosa dan kesalahan yang selama ini dilakukan.

Jika kesalahan dan dosa kita telah diampuni maka itu adalah rahmat dari Allah SWT yang berharga dari adakah sesuatu yang lebih berharga daripada rakhmat Allah SWT? Oleh karena itu sikap sabar, tawakal dan berbaik sangka kepada Allah mutlak harus menjadi sikap kita. Semoga Allah selamatkan kita dan kaum Muslimin dari wabah Virus Covid-19.

Dan semoga dengan pegangan yang diberikan Rasulullah SAW kita bisa menghadapi semua itu dengan lapang dada dan tetap berbaik sangka kepada Allah SWT.




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.